Sunday, July 5, 2020

Menikmati Memori




Sehabis meletakkan surf-boardnya di pasir dia nyeletuk, "alamiahnya, manusia itu memang makhluk yang susah move-on". Gue penasaran dong, bagaimana penjelasan Mas Mister soal hal menarik ini. Sayang buat dilewatin begitu aja, gue bikinin catatannya di sini, check it out.


Secara ilmiah, otak manusia memiliki kapasitas memori yang tidak terhingga, mo dijejalin dengan hal-hal baru seberapa banyak pun, kenangan-kenangan di masa lalu pun masih bisa lu ingat dengan baik. Terutama hal-hal yang lu lakuin berulang-ulang dalam kurun waktu tertentu di masa lampau. Rutinitas yang dilakuin berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama tersebut membuat hubungan antara neuron-neuron otak lu menjadi terjalin lebih, dan hasilnya informasi mengenai hal tersebut masuk dan tertanam dalam otak lu dan menjadi mudah diingat. Semakin sering diingat, maka neuron-neuron itu semakin erat dan ingatan itu akan semakin tersimpan rapi dalam space memori otak lu. 

Usaha lu bersumpah buat ngelupain sekuat tenaga tentang ingatan itu akan sia-sia. Kenapa?? karena secara tidak langsung waktu tekad itu lu ucapkan, otak lu akan menyangka bahwa ingatan yang lu ingin lupain itu malah sebagai sebuah informasi penting dan kemudian memasukkannya ke dalam safety box otak dimana semua memori yang masuk ke sana akan menjadi memori yang aman dan mudah untuk dipanggil kembali. Jadi semakin sulit kan?? Memori yang hati lu pingin delete, tapi malah makin di save oleh otak lu. Apalagi memori-memori yang emosional, akan semakin dalam semakin rapi disimpan, dan kalo nanti suatu hari di recall otak lu, memori emosinal itu akan tampil dengan sangat tepat dan detail. 

Kalo kata Bang Tere Liye sih namanya 'sembuh'
Trus, gimana dong biar bisa move on? Padahal ingatan-ingatan emosional itu semakin berusaha dilupakan akan semakin kekal?? Gue udah pernah bahas salah satu cara yang paling ampuh di sini. Cara lainnya adalah dengan menikmati. Iya, nikmati saja setiap gelombang ingatan itu tiba-tiba muncul, dan yakin lah seiring waktu ia akan berkurang dan memudar. Ingat, memori yang telah tersimpan dalam safety box otak tidak akan pernah hilang, semakin berusaha di-delete ia akan semakin kuat. Yasudah, biarkan ia muncul hanya sebagai penghias pikiran, lalu syukuri saja pertanda neuron otak lu masih bekerja dengan baik. Waktu dan ukiran memori baru cepat atau lambat yang akan menenggelamkan memori itu.

#Tango D 

No comments:

Post a Comment

Rumah Berhalaman Stroberi

Perlahan aroma manis kopi panas menguar di udara dan menyapa indra penciumannya, membuat kelopak matanya perlahan terangkat dan ter...