Thursday, April 30, 2020

Move on dengan Maksimalisasi Pikiran Bawah Sadar Manusia




Tidak ada yang terjadi secara kebetulan, termasuk hal terburuk sekalipun. Gue ketemu dia di saat gue sedang hancur-hancurnya. Gue pernah hancur sebelumnya, berkali-berkali, berulang kali. Tapi, kehancuran kali ini benar-benar total setotal-totalnya. Tapi bukan gue namanya kalau hancur gue terlihat di permukaan. Gue tetap jadi sosok terceria, yang bisa hahahihi sana-sini, jadi tempat curhat banyak orang, dan berbagai peran "bahagia" lainnya. Sampai waktu kami berjumpa untuk kongkow-kongkow setelah setahun gak ketemu, pertanyaan pertama yang doi tanyakan ke gue adalah "gue lihat lu gak baik-baik aja, ada apa?" Gue kaget dong, secara waktu itu gue selalu ngakak maksimal, suasana juga happy banget, tapi doi kok bisa nebak kayak begitu?? Ah ya, gue lupa, doi master psikologi. Walau secara tampilan gak keliatan sih. Jadilah akhirnya, sesi lepas kangen itu berubah jadi sesi curhat. Kapan lagi ya kan, bisa konsul ke psikolog lulusan Eropa gratisan, udah gitu dibayarin ngopi pulak. Ada beberapa trik yang doi saranin ke gue, berikut gue urai, sapa tau kalian-kalian yang sedang hancur butuh pencerahan.

Monday, April 20, 2020

Reduksi Makna Tato

Butterfly on tattoos
Sumber: Dok pribadi Mas Mister
Mungkin hingga hari ini, orang-orang yang ditubuhnya terrajah tato masih mendapatkan stigma yang kurang bagus di masyarakat. Baik di Indonesia maupun di belahan bumi yang lain. Kalau di Indonesia, orang-orang yang bertato akan sedikit kesulitan ketika mendaftar sekolah ataupun mendapatkan pekerjaan, apalagi tato berukuran besar pada bagian tubuh yang terlihat. Di Jepang, selain sedikit susah buat dapatin pekerjaan, orang yang bertato juga ga dibolehin masuk ke kolam renang umum atau ke pusat kebugaran. Di Amerika Serikat yang terkenal sebagai negara yang bebas untuk berekspresi sekalipun juga masih mengatur penggunaan tato bagi tentaranya. Gitu juga dengan beberapa negara lain yang masih memposisikan orang bertato setara dengan pelaku kriminal dan stigma negatif lainnya.

Thursday, April 2, 2020

MRT Jakarta

Yuhuu, Indonesia akhirnya punya MRT (Mass Rapid Transit) kayak negara-negara jiran yang udah lebih maju. Ikut bangga donnnng. Sebenernya MRT udah ada dari khir tahun lalu sih ya, tapi gak apa-apa deh, kali aja masih ada yang belum pernah naik MRT di negeri sendiri ya kan. Berikut gue ulas soal MRT Jakarta.

Rumah Berhalaman Stroberi

Perlahan aroma manis kopi panas menguar di udara dan menyapa indra penciumannya, membuat kelopak matanya perlahan terangkat dan ter...