Sunday, March 22, 2020

ODOP Day 2: Ilmiah kah Patah Hatimu?


Cinta tak ubahnya seperti narkoba. Tau efeknya narkoba kan??? ketagihan pastinya. Nah, untuk orang-orang yang sedag jatuh cinta, bersama dengan orang yang dicintainya adalah candu yang membuat ketagihan, mau dan mau lagi, lagi, dan lagi. Hal ini diakibatkan oleh otak yang mengeluarkan hormon dopamin dan hormon oksitosin ketika seseorang jatuh cinta. Hormon tersebut adalah penghasil rasa nikmat pada hati ketika sedang bisa berada di dekat orang yang disayang. Rasa nikmatnya tentu saja membuat ketagihan ya kan.

Gimana kalau sedang patah hati?? Apakabar dengan hormon-hormon kenikmatan tersebut?? Ketika seorang manusia merasakan sakit, terluka, kecewa, dan sebagainya, hormon dopamin dan oksitosin tersebut menghilang, digantikan dengan hormon cortisol dan epinephrine. Kedua hormon tersebut dapat mengakibatkan oto membengkak, sakit kepala, leher kaku, dan dada sesak. Pada beberapa orang, disertai dengan diare, kram perut, masalah tidur, dan kehilangan nafsu makan. 

Nah waktu ada orang yang nyakitin lu, injak-injak, marahin, bohongin, dsb. Otak lu bakal mengasosiasikan hal tersebut sebagai kekerasan fisik, walaupun sebenarnya gak ada kekerasan fisik yang terjadi sih, tapi otak lu akan membacanya sebagai sebuah kekerasan dan sakit yang lu alami sama seperti sakit waktu lu dipukulin oleh seseorang. Selain itu, hormon dopamin dan oksitosin yang digantikan oleh hormon cortisol dan epinephrine, membuat lu gak cuma sedih tapi juga sakau, layaknya seperti orang yang baru berhenti make narkoba. 

So, lu yang nangis-nangis 7 hari 7 malam, bahkan sampe keluar masuk rumah sakit karena hatimu tersakiti, adalah hal wajar. Jangan ngerasa kalo lu cemen, atau lu lemah, tapi itu respon ilmiah dari tubuh lu, dari otak lu yang baru aja kehilangan candu. Malah sebenarnya orang yang ngakunya terluka, tapi ternyata bisa santai, ketawa-tawa sana-sini, postingan happy-happy, ngakak kenceng, dsb adalah orang-orang munafik, pemain drama kelas kakap. 

Tango D

No comments:

Post a Comment

De Javu

Istilah de javu berasal dari bahasa Perancis yang berarti 'sudah terlihat'. Istilah ini biasanya digunakan untuk kondisi ketika sese...