Saturday, March 9, 2019

SEHARI DI HAT YAI, KEMANA AJA..?



Itinerary Hat Yai

Dibandingkan Phuket, Bangkok, ataupun Krabi, Hat Yai belum lah seatraktif itu (menurutku). Cuma ya gak ada salahnya kita stay 1-2 malam untuk nyobain tempat yang berbeda ya kan. Kalau di kota lain di Thailand saya prefer nyewa motor buat keliling-keliling, berbeda di Hat Yai. Tempat sewa motor di Hat Yai terhitung agak susah ditemukan, belum seramai tempat sewa motor di Penang. 

Hostel tempat saya nginap bisa membantu mencarikan motor yang bisa saya sewa, tapi harganya lumayan mahal, 450 THB. Kalau di Rupiahin, sekitar 190 ribuan, dengan kurs 430 IDR. 2 kali lebih mahal dibanding sewa motor di Phuket (baca di sini). Petugas hostel memberikan beberapa opsi untuk saya bisa keliling Hat Yai. Opsi lainnya adalah pakai one day tour-nya beberapa tour agent, harganya kisaran 2000 THB ke atas. Bisa juga dengan nyewa songtheaw atau tuk-tuk dengan driver nya jadi guide sekaligus, harganya 1200 THB untuk songtheaw dan 800 THB untuk tuk-tuk. Setelah berembuk dengan travelmates saya, akhirnya saya memutuskan untuk menyewa tuk-tuk saja, bukan saja karena ingin lebih irit, tapi juga ingin merasakan like a local, hohoho.

Satu yang selalu terngiang di telinga saya adalah cara pronounce Hat Yai. Kalau orang Indonesia bacanya Hat Yai kan, sesuai abjadnya. Tapi orang Penang sebutnya Hatnyai, sedangkan orang Thailand sendiri bilangnya Had Yai, ada juga yang bilang Had Jai. 


1. Wat Hat Yai Nai

Khlong Hae Floating Market
Selain di Bangkok, di Hat Yai juga ada Patung Budha tidur
Hal yang paling menarik untuk didapati di tempat ini, adalah sebuah patung Budha tidur berukuran raksasa dengan tinggi 15 meter, panjang 30 meter, dan lebar 10 meter. Konon katanya patung Budha ini adalah patung Budha tidur ketiga terbesar di dunia. Area Wat Hat Yai Nai ini sangat luas. Sama seperti tempat peribadatan umat Budha lainnya, area ini juga dipenuhi dengan berbagai bangunan  megah dan patung-patung Budha aneka ukuran. Turis yang masuk ke area kuil ini tidak dipungut biaya apa-apa, alias gretong.

2. Hat Yai Municipal Park

Hat Yai Municipal Park cukup jauh dari pusat kota, butuh waktu nyaris 1 jam dari Wat Hat Yai Nai. Areanya sangat luas sekali, rasa-rasanya gak mungkin cuma dikunjungi dalam waktu beberapa jam saja. Ada beberapa spot yang bisa kita singgahi, seperti Four Face BudhaHat yai Cable CarStanding Budha, dan Ice Dome Hat Yai. Berada di area yang berbukit-bukit, Municipal Park ini cocok buat yang suka wisata 'hijau' hehehe. Tapi saya tidak masuk ke seluruh spot yang ada, pertimbangan waktu dan musti rogoh kocek lagi jadi alasannya.

Hat Yai
Songtheaw for free


hat yai
Kuil Dewi Kwan Im

hat yai
Naik tangga ini biar sampai ke 
Phra Buddha Mongkol Maharaj yang di atas bukit

hat yai
Phra Buddha Mongkol Maharaj 

Hat Yai
Bukan takut mahal, tapi takut tinggi hahaha
Tersedia angkutan umum (songtheaw) gratis di pintu masuk Hat Yai Municipal Park ini. Songtheaw itu akan menurunkan kita di depan area Kuil Dewi Kwan Im . Sekitaran Kuil Dewi Kwan Im ini juga oke lah buat foto-foto pengisi feed medsos, karena banyak patung-patung khas Budha berbagai warna dan ukuran, atau mau beli oleh-oleh khas Kwan Im ini juga bisa. Dari gedung ini, naikilah anak tangga yang ke arah Phra Buddha Mongkol Maharaj, sebuah patung Budha raksasa yang berada di atas puncak sebuah bukit. Katanya sihhh, patung ini adalah patung Budha tertinggi di Thailand Selatan. Di bawah patung Budha ini, ada ruangan untuk tempat berdoa, namun turis juga diperbolehkan masuk untuk sekedar melihat-lihat. 

Hat Yai
Dari depan patung Budha ini, kita bisa nikmati pemandangan kota Hat Yai dengan leluasa. Selain itu, kita juga bisa naik cable car (kerete gantung) untuk menyeberang ke Kuil Dewa Brahma yang ada di bukit seberang. Harga tiketnya 200 THB untuk turis mancanegara, harganya udah PP ya. Kalau buat warga lokal, harganya jauh lebih murah lagi. Saya tidak tertarik untuk naik cable car ini, kenapa? Takut ketinggian, (gengsi bilang mahal) wkwkkwk. Yang harus diingat jika berwisata ke tempat-tempat peribadatan seperti ini adalah, kita sebagai turis harus tau diri ya, jangan sampai mengganggu yang sedang beribadah, dan pakailah pakaian yang sopan. 

Di perjalanan balik, kita akan melewati Hat Yai Ice Dome. Dari namanya, bisa ditebak kalau tempat ini akan berhubungan dengan es ya kan. Memang, di Hat Yai Ice Dome ini kita bisa melihat aneka seni pahat dari es. Eits, tapi sayang masuknya musti berbayar, harganya pun lumayan, 300 THB perorang. Bukan karena harganya yang tidak murah yang menciutkan nyali saya buat masuk, tapi....kalau yang beginian di Indonesia juga ada, hehehe.

3. Samila Beach

Hat Yai
The Golden Mermaid Statue, alasan utama ke Samila Beach
Kalau ke Hat Yai, gak lengkap kalau belum ke pantai yang satu ini. Secara administratif, sebenarnya Samila Beach ini sudah berada di daerah Songhkla, provinsi yang berbeda dengan Hat Yai (CMIIW). Pantainya sih gak jauh beda dengan pantai-pantai di Indonesia, B aja kalau kata saya. Tapi pantai dengan pasir putih ini terlihat jadi sangat bagus karena bersih. Beda di Indonesia, pantainya bagus-bagus, tapi banyak sampah berserakan, huhuhu sedih. 

Kalau saya pribadi sih ke sini bukan buat mantai, tapi buat foto di Golden Mermaid Statue yang fotonya sering seliweran di grup backpacker yang saya ikuti, hahaha sereceh itu memang. Puas cekrak-cekrek di sekitaran pantai ini, perjalanan kita lanjutkan ke destinasi selanjutnya. Mr. driver bilang kalau dekat-dekat situ ada lagi sebuah hill yang bisa buat lihat-lihat pemandangan dari ketinggian. Tapi saya sudah tidak terlalu tertarik lagi, selain sudah cukup lelah, sudah bisa ditebak, palingan ya begitu-begitu aja. Kami memutuskan untuk balik ke Hat Yai untuk nyari jajan ke Floating Market, nyammmmmm.

4. Floating Market

Hat Yai
Sorgaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Salah satu hal yang gak boleh terlewatkan juga kalau ke Hat Yai adalah kulineran di Floating Market, abaikan diet dulu ya kannn. Sebenarnya ada dua floating market di Hat Yai, yaitu Khlong Hae Floating Market dan Ban Phru Floating Market. Katanya sih Ban Phru Floating Market lebih luas dan famous, tapi Mr. Driver malah membawa kami ke Khlong Hae Floating Market. Pasar terapung ini hanya buka pada weekend aja, mulai dari sore hingga malam hari. Ada dua tempat pedagang menjajakan dagangannya, di gubuk-gubuk di bagian atas dan di perahu-perahu yang terapung. Berasa sorga banget buat pemburu kuliner seperti saya, karena rata-rata harga makanannya adalah 30 THB aja, khilaffff langsung membutakan mata, hahaha. Tapi hati-hati, di sini harus jeli ya, khusus buat yang muslim musti aware antara yang halal dan non-halal.

5. Cari Oleh-oleh di Asean Night Bazaar

Hat Yai
Asean Night Bazaar, pasar malam terbesar di Hat Yai
Destinasi terakhir sebelum pulang ke penginapan adalah nyari oleh-oleh. Nyari doang, beli kagak, hahaha, karena saya tidak terlalu suka belanja ketika travelling. Mr. Driver mengantarkan kami ke sebuah tempat perbelanjaan yang lumayan besar, bernama Asean Night Bazaar. Tempat ini adalah pasar malam terbesar di Hat Yai. Terdiri atas dua lantai: di lantai 1, terdapat toko-toko yang jual pakaian, kosmetik, gadget, dan lain-lain, dan di lantai dua ada medan selera, alias pusat kuliner. Karena masih kenyang sehabis makan bunuh di floating market tadi, maka saya hanya mutar-mutar di lantai satu aja. 

Hat Yai
Lebih mirip Blok M ya kann?? :D
Asean Night Bazar ini berdekatan dengan Central Festival Mall dan Magic Eye 3D Museum, bisalah jalan kaki santai. Tapi saya tidak tertarik, jadinya memutuskan balik ke penginapan saja. Energi sudah terkuras habis, dan badan juga udah berasa lengket. Pengen mandi dan istirahat balikin stamina buat balik ke Penang besok pagi.

No.
Tujuan
1.
Wat Hat Yai Nai
2.
Hat Yai Municipal Park
3.
Samila Beach
4.
Khlong Hae Floating Market
5.
Asean Night Market
6.
Pengianapan











35 comments:

  1. masuk bucket list nih ke thailand, semoga bisa nyusul kayak kakak jalan-jalan ke thailand :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thailand tuh luas banget mbaa, indah-indah semua, semoga keturutan semua yaaa

      Delete
  2. Wah keren2 yah..pengen juga nih suatu saat ke sana...

    ReplyDelete
  3. Kayaknya hampir sebagian Thailand sudah mbak jelajahi ya. Saya satupun belum *lah curhat*.

    Tulisannya lengkap, dipecah di setiap daerahnya jadi nyaman untuk bacanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terlalu terlena sama sorga di timur Indonesia ya mas, hehehe

      Delete
  4. Aku pikir patung mermaidnya di denmark pas baca lagi ohhh di Thailand ada juga ya ternyata hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku malah gak tau ada patung mermaid juga di denmark, hahahha

      Delete
  5. Floating market nya rame benerrrrr hihihii..pake tawar2an harga juga kali ya? Atau ga? Menarik ya patung Budha...ini yang terbesar ketiga ya... wah, aku kapan ya kepengen juga berkunjung ke sana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak bisa nawar mba, fix price semua...ayooo mba agendakannn

      Delete
  6. Kalau saya pastinya tertarik ke floating market. Demennya kulineran hehehe

    ReplyDelete
  7. Aku ke Hat Yai cuma mampir absen ke imigrasinya doang nih. Kalo ada waktu boleh kali ya mampir sehari kaya mbak Queen gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sehari cukup kok mba, karena ga terlalu banyak juga sih destinasinya menurutku

      Delete
    2. Mksh infonya Queen..kbtulan bsok sy brgkat ke hatyai

      Delete
  8. Wah ku baru tau ada nama daerah ini di Thailand. Seru juga untuk di eksplor nih mumpung belum terlalu ramai ya :D

    ReplyDelete
  9. Wisata ke Thailand seru banget nih kak, tfs ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kalau boleh jujur, aku lebih seneng ke timur Indonesia mba, sayangnya tiketnya mahal bangeettttt huhuhu

      Delete
  10. Jadi pengucapan Hat Yai yang tepat itu menurut orang Thailand, ya.. Ternyata di sana ada patung Budha tidur juga, gede pun ukurannya.. Mesti ke Wat Hat Yai Nai nih kalo ke sana, gratis pula ya, lumayan.. Hehe..

    ReplyDelete
  11. Akutu nyari-nyari foto patung Buddha nya. Hehe...Seru tapi banyak informasi tentang Hat Yai, mana yang sebaiknya dikunjungi, mana yang bikin sport jantung soalnya naik cable car. Kayaknya aku juga engga berani kali ya. Lutut pasti gemeteran...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mba, naik wahana bianglala aja gak berani kita wkwkwk

      Delete
  12. Mau nanya pas di floating market dapat kuliner halal apa aja Kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duhhh hahahha, jadi keliatan khilafnya nih kalau ditanya jajan apa aja.

      Seingatku, aku cuma beli tom yum seafood, es krim kelapa, jus2an, keripik kentang, dan buah potong.

      Dahhh...itu aja hahahha

      Delete
  13. Insya Allah tahun ini pengen ke Thailand, pengen ke Hatyai juga nampaknya seru dan unik ya..tfs say..

    ReplyDelete
  14. Sehari dapet 5 tempat begitu, puasnya pasti puas banget yaa.
    Capenya juga mungkin cape banget karena lanjut terus maksimalin waktu. Hehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, 1 hari di poll-in
      Capee...tapi puasss...:D

      Delete
  15. Oleh teman-teman Blogger Malaysia, Shamila Beach ini banyak banget diulas. Kupenasaran. save linknya ya mbak. Pengen ke Hatyai segera. Mau jalan darat. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal menurutku masih cakepan pantai kita loh mba...tapi ya pas aku datang pantainya lagi bersih banget, gatau deh kalau di hari lain

      Delete
  16. Artikel ini bakal aku save dan untuk trip ke thailand bole jugaaaaaaaaaaa

    ReplyDelete
  17. Wah, boleh dicatat nih. Siapa tahu ada kesempatan ke Hat Yai. Apalagi bisa jalan dari Penang. Boleh juga nih.

    ReplyDelete
  18. Semoga saya tidak kesasar jalan sendiri di hatyai...secara baru pertama kali trip sendiri ni..mksh tulisannya mbak...tertarik mau naik cable car nya

    ReplyDelete

Sehari di Mui Ne -Vietnam, Kemana Aja..??

Buat yang memiliki impian wisata ke gurun pasir tapi belum punya cukup budget untuk ke timur tengah, maka solusinya adalah datang ke V...