Sunday, February 3, 2019

DI PENANG, KEMANA AJA? (ITINERARY DESTINASI WISATA POPULER PENANG)


Destinasi Wisata Penang

Pada tahun 2008, Penang (baca: pineng) dan Melaka ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage Stage atau Situs Warisan Dunia. So, dapat dibayangkan kan apa saja yang bakal kita temuin jika datang ke Penang? Penang, khususnya George Town berisi bangunan dan gedung-gedung tua namun terawat dan tata kota yang terkadang membuat kita jadi ngerasa seperti di Eropa. Selain itu, Penang juga bisa dijadikan destinasi wisata kuliner. Penang itu multikultur, masyarakatnya sangat heterogen, keturunan Tionghoa, India, Melayu hidup berdampingan dengan damai dari masa lampau. Perbedaan kultur itulah yang kemudian memperkaya dunia kuliner di Penang. Saya pencinta arsitektur unik dan pemburu kuliner, kebayang kan betapa bahagianya saya dengan trip saya kali ini. Berikut itinerary saya selama 3 hari 2 malam di Penang.

Baca juga : Panduan Traveling ke Penang Bagi Pemula

DAY 1

Saya sampai menjelang tengah hari di Penang International Airport (PIA), beres dengan urusan imigrasi, saya bergegas keluar dan menyeberang jalan ke arah halte bus untuk menunggu bus Rapid Penang nomor 401. Bus 401 mengantar saya sampai ke Terminal Komtar. Saya menginap di daerah Lebuh Chulia. Kalau dilihat dari map, posisi hostel saya berjarak sekitar 1.5 km dari Terminal Komtar. Awalnya saya putuskan untuk jalan kaki saja, namun beruntung, ketika saya baru saja hendak melangkahkan kaki, ada bus CAT yang datang dan sekilas saya baca rute bus tersebut melewati daerah tempat saya nginap. Siippp, rejeki traveller solehahh, saya langsung naik, dan turun di halte yang tidak jauh dari Mesjid Kapitan Keling. Setelah check in dan istirahat sambil makan siang, saya memutuskan untuk langsung eksplor daerah di sekitaran hostel. Seluruh destinasi yang ada di itinerary hari pertama ini saya tempuh dengan jalan kaki ya, jalan santai gitu lah.

1. Mesjid Kapitan Keling

Lokasi mesjid ini sangat strategis, berada di pinggir jalan raya yang dilalui oleh bus Rapid Penang, pun bus CAT. Kalau saya sih tinggal jalan kaki beberapa puluh meter aja, karena sangat dekat dari tempat saya nginap. Kalau dilihat dari bangunannya, menurut saya sih biasa-biasa aja. Tapi jangan remehkan dengan sejarahnya, Mesjid Kapitan Keling adalah mesjid yang tertua di Penang yang sudah ada dari tahun 1801. Mesjid ini dibangun oleh pasukan India Timur yang juga merupakan masyarakat muslim pertama yang tinggal di Penang. Hal ini lah yang membuat kita tidak boleh tidak menjejakkan kaki di mesjid ini.

Destinasi Wisata Penang
Oh ya, di depan pagar mesjid ada pedagang Nasi Kandar yang paling terkenal di Penang, yaitu Nasi Kandar Beratur. Sesuai namanya kita harus beratur (ngantri) dulu sebelum makan, saking ramenya yang mau beli. Warung nasi ini baru buka pada jam 10 malam sampai keesokan paginya, gak rekom buat yang diet ya kan. Kalau siang hari juga ada yang jualan nasi kandar dan nasi putih dengan aneka lauk di sana, lumayan lah pengganjal perut kalau lapar habis solat di mesjid. 

2. Kuil Kuan Yin (Goddess of Mercy Temple)

Destinasi Wisata PenangMasih di lajur jalan yang sama dengan Mesjid Kapitan Keling, hanya berjarak sekitar 100 meter saja. Kuil ini merupakan kuil pertama yang dibangun oleh masyarakat Chinese di Penang, sudah ada dari tahun 1800-an juga. Kuil ini dibangun untuk menghormati Dewi Kuan Im yang sangat dipuja oleh umat Budha itu. Untuk model bangunannya tidak jauh beda dari kuil-kuil yang sering kita lihat di tempat-tempat lain, mewah dan megah.


3. St.George's Anglican Church

Destinasi Wisata PenangGereja ini adalah gereja Anglikan tertua di Malaysia yang sudah ada dari tahun 1817 ini juga masih berada di jalur yang sama dengan 2 bangunan sebelumnya yang saya singgahi. Bangunan gereja ini bergaya arsitektur kuil Yunani dengan pilar-pilar raksasa berwarna putih di bagian depan gedung. Selain itu, sebuah paviliun bergaya Victorian tepat di depan gereja semakin mempercantik bangunan bersejarah ini.



4. Muzium Negeri Pulau Pinang

Destinasi Wisata Penang
Muzium berarti museum dalam bahasa melayu. Jadi, disini bakalan bisa menemukan benda-benda bersejarah Penang atau Pulau Pinang, seperti foto-foto lama, dokumen-dokumen bersejarah, perabotan, kain, dan berbagai peninggalan sejarah lainnya. Di depan muzium, kita disambut oleh tugu Kapten Francis Light, penemu Pulau Pinang. Muzium ini dinobatkan sebagi muzium terbaik di Malaysia loohhh. Tapi, masuk ke muzium ini berbayar yah, HTM nya 1 MYR. Dikarenakan sudah sore, muzium ini hanya buka sampai jam 5 sore aja, jadi saya tidak masuk, hanya numpang foto-foto aja di depan bangunannya, hehehe.


5. High Court Building

Destinasi Wisata PenangHigh Court Building atau Gedung Pengadilan Tinggi ini tepat berada di seberang Gedung Muzium Negeri Pulau Pinang. Gedung ini telah ditetapkan oleh pemerintah Malaysia sebagai Situs Warisan Nasional, karena gedung ini telah ada dari tahun 1903 yang berdiri di atas tanah gedung pengadilan yang dulu pernah ada di sana dari tahun 1809.





6. Cathedral of the Assumption
Destinasi Wisata Penang

Gereja St.George's Anglican Church itu kan berada di pojokann jalan, nah kita harus belok kiri dulu menyusuri Lebuh Farquhar untuk sampai ke gereja yang satu ini. Namanya Cathedral of the Assumption, gereja katolik tertua di Penang yang telah ada dari tahun 1860. Dibanding dengan Gereja Anglican tadi, menurut saya bangunan Gereja Katedral ini terlihat lebih sederhana, walau masih tercium gaya bangunan kolonial juga.

7. Esplanade - Padang Kota Lama Penang

Destinasi Wisata PenangDari Cathedral of the Assumption, saya balik lagi ke arah St.George's Anglican Church trus belok ke kiri, berbelok lagi ke kanan, sampai di Gedung Bank Negara Malaysia, berpalinglah ke seberangnya, di situ tujuan saya selanjutnya. Namanya Esplanade, duhhh berasa di Singapura gitu yaaa. Tapi jangan salah, Esplanade bukan hanya ada di Singapura aja, di Penang juga ada Esplanade-nya. Esplanade ini adalah sebuah lapangan luas seperti alun-alun kota kalau di Indonesia, orang Penang menyebutnya Padang Kota. Gak jauh beda dari alun-alun pada umumnya, Padang Kota ini juga ramai oleh masyarakat, baik yang sekadar duduk-duduk santai di lapangan, maupun yang jajan (seperti saya :D). Di sisi timur lapangan, ada sekelompok pedagang makanan yang sayang untuk gak dicicipin.

Destinasi Wisata Penang
Town Hall - Padang Kota Lama Penang
Konon, Padang Kota ini adalah poin pertama yang disinggahi oleh bangsa penemu Pulau Pinang dahulunya. Dapat dipastikan kalau Padang Kota ini berada di pinggir laut kan ya. Dari awal sebagai tempat pendaratan pertama itu, terus berkembang menjadi pusat pemerintahan pada masanya. Maka, kita juga akan menemukan gedung kantor pusat pemerintahan pada masa itu yang telah berganti menjadi Town Hall. Gedung Town Hall ini, bersebelahan dengan Gedung Majlis Bandar Raya Pulau Pinang. Kedua bangunan ini bernuansa Eropa Klasik abad pertengahan dengan pilar-pilar gagah mengagumkan. Sedangkan di sisi lain dari Padang Kota ini (bisa dijangkau hanya dengan berjalan kaki) berdiri juga dengan gagah sebuah benteng bernama Fort Cornwallis. Tapi, karena sudah gelap, saya rencanakan untuk ke benteng itu besok hari saja.

8. Makan Malam di Depan Love Lane - Pulang ke Hostel

No.
            Destinasi
1.
Bandara – Red Inn Court Hostel
2.
Masjid Kapitan Keling
3.
Kuil Kuan Yin
4.
St. George’s Anglican Church
5.
Muzium Negeri Pulau Pinang
6.
High Court Building
7.
Cathedral of the Assumption
8.
Esplanade – Padang Kota Lama
9.
Dinner di Chulia Street Night Hawker - Hostel

Butuh itinerary Kuala Lumpur...??? Baca di sini.

DAY 2

Hari kedua ini saya merencanakan perjalanan yang agak jauhan dikit, diputuskan untuk nyewa motor aja. Pertimbangannya biar lebih fleksibel aja, lagi pula dari beberapa artikel yang saya baca sebelum ke sini, jika menggunakan bus ke destinasi saya hari ini, maka kita harus lanjut lagi jalan kaki beberapa kilometer, duhhhhh ga kuku. Banyak tempat penyewaan motor yang bisa kita temui di Penang. Tidak perlu khawatir jika tidak punya SIM internasional, SIM Indonesia juga cukup lah. Jangan takut nyasar juga, karena Penang (George Town khususnya) tidak terlalu luas, buat amannya jangan lupa download dulu map offline Penang, buat jaga-jaga.

1. Street Art (Mural)

Destinasi Wisata PenangSecara jarak, sebenarnya mural-mural ini sangat dekat dari hostel tempat saya nginap. Namun, saya memutuskan baru hunting mural ini di hari kedua (pagi hari), karena kalau pada siang hari, apalagi di hari libur, gang-gang tempat mural-mural ini berada bagai pasar kaget, wisatawan tumpah ruah berebutan berfoto di mural-mural yang memang keren-keren itu. Belum lagi, kendaraan-kendaraan yang seliweran menambah tingkat kesulitan untuk menghasilkan foto ciamik berlatar mural-mural tersebut. 


2. Kek Lo Si Temple

Gak terlalu susah untuk bisa sampai ke kuil ini dari Lebuh Chulia (area saya nginap), tinggal ngikutin petunjuk jalan yang ke arah Ayer Itam, tidak lama berkendara, nanti dari kejauhan kita akan lihat kuil di atas bukit dari kejauhan. Terus saja ikutin jalan, sampai ke kuil tersebut, dari hostel sampai ke kuil ini kurang lebih sekitar 25 menit perjalanan naik motor. Kalau kalian ingin naik kendaraan umum, naiklah bus Rapid Penang nomor 203 atau 204 dari Terminal Komtar dan turun di Halte Pekan Air Itam, dari halte ini lanjutkan berjalan kaki sekitar 15 menit sampai ke kuil. 

Destinasi Wisata Penang


Destinasi Wisata Penang


Apa yang istimewa di sini? Secara umum sih sama seperti tempat-tempat ibadah yang lain, tentu kita akan menemukan prosesi dan atribut ibadah. Namun, di antara bangunan-bangunan yang ada di komplek kuil ini, ada dua bangunan yang jadi target utama wisatawan, yaitu Kek Lo Si Pagoda dan Kwan Yin Statue. Untuk bisa masuk ke komplek pagoda ini, kita harus membayar 2 MYR. Di dalam pagoda sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa, dari lantai paling atas pagoda, kita bisa menikmati pemandangan kota dan atap-atap bangunan. Selanjutnya, jika ingin ke area patung raksasa Dewi Kwan Yin, kita harus bayar lagi 6 MYR, sekaligus untuk bayar seperti lift gitu sampai ke area Patung Dewi Kwan Yin (lokasinya lebih tinggi dari pagoda). 

3. Penang Hill (Bukit Bendera)

Penang Hill hanya berjarak 1.5 km aja dari Kek Lo SI Temple, bisa juga naik bus 204 lagi dari halte yang tadi, turun di halte pemberhentian selanjutnya, memang Penang Hill hanya berjarak satu halte saja dari Kek Lo Si Temple. Kita harus membayar 30 MYR untuk bisa naik tram yang akan mengantarkan kita ke atas bukit. Perjalanan naik tram ini lumayan seru, karena harus nanjak menaiki bukit yang lumayan curam.
 
Destinasi Wisata Penang
Tram untuk naik ke atas bukit
 
Destinasi wisata Penang
Pemandangan dari atas bukit
 Tidak ada yang terlalu istimewa menurut saya di Bukit Bendera ini. Trus, yang bisa kita lakukan di atas Bukit Bendera ini adalah : melihat pemandangan Pulau Penang dari ketinggian, berfoto di tulisan LOVE sambil memasang gembok lambang cinta di pagar yang disediakan, ada kuil dan mesjid juga di puncak, masuk ke Owl Museum (10 MYR), dan nongkrong di cafe. Oh ya, Saya tidak masuk  ke Owl Museum itu, karena saya pernah baca bahwa museum tersebut tidaklah berisi burung hantu asli, hanya replika saja. 

4. Batu Ferringhi 

Destinasi Wisata PenangCara ke Batu Ferringhi naik bus adalah dengan naik bus no. 204, turun lagi di Terminal Komtar dan naiklah bus no. 101, tarifnya 2.7 MYR. Dari Halte Batu Ferringhi, kita harus lanjutkan dengan berjalan kaki lumayan jauh. Perjalanan ke Batu Ferringhi ini lumayan menyenangkan, karena kita akan melewati jalan yang berbukit-bukit dengan pantai di sisi lainnya, kurang lebih kayak di Senggigi gitu lahh. Namunnnnn, kalau untuk pantainya, belum ada apa-apanya dibanding pantai-pantai yang ada di Indonesia. Pantai Batu Ferringhi menurut saya sih B aja, cuma ya menang di bersih nya aja. Karena itulah, saya tidak berlama-lama di sini, langsung balik ke kota aja. 

Buat kalian yang punya waktu cukup banyak, di sekitar Batu Ferringhi ini juga bisa mampir ke Toy Museum, ke Butterfly Farm, Tropical Spice Garden, National Garden, dan lain-lain.

5. Fort Cornwallis

Destinasi Wisata Penang
Di dalam benteng
Fort Cornwallis adalah titik 0 kilometer Kota Penang, dari titik ini lah awalnya Pulau Penang ini dibangun. Nama Cornwallis diambil dari nama seorang jenderal dan gubernur Britania Raya, Charles Cornwallis. Di dalam benteng ini kita bisa menemukan barak, sel-sel penjara, museum, kapel (sayangnya tidak terurus), mercusuar, dan meriam-meriam. Lumayan instagrammable lah tempat yang satu ini.

 6. Queen Victoria Memorial Clock Tower

Destinasi Wisata PenangTower ini berada di sebelah Benteng Fort Cornwallis. Tower ini didirikan untuk merayakan 60 tahun Sang Ratu berkuasa. Angka 60 itu disesuaikan dengan tinggi tower (60 kaki) dan 6 undakan kecil yang ada di bagian bawah tower. 

7. Sunset-an di Clan Jetty

Destinasi Wisata Penang














Clan Jetty ini sebenarnya adalah pemukiman warga di pinggir pantai, awalnya dibangun oleh Imigran Tiongkok. Lagi-lagi, sebenarnya tidak terlalu istimewa, sangat banyak perkampungan nelayan di pinggir pantai di Indonesia. Rumah-rumah kayu dengan tiang yang tertancap ke pantai. Namun, Pemerintah Malaysia sangat pintar untuk mengelola pemukiman yang B aja gini, menjadi destinasi wisata yang bermanfaat bagi warganya. Ramainya wisatawan yang datang ke pemukiman ini, membuat warganya menjadi kreatif, di rumah-ruamh kayu itu, mereka menjajakan souvenir dan makanan yang tentu saja akan membantu perekonomian mereka. Seandainya Pemerintah Indonesia bisa searif itu :(


8. Dinner di Gurney Drive Hawker Center - Hostel

Selesai melepas matahari kembali ke peraduannya, saya pun mengembalikan motor yang saya sewa. Selanjutnya, dengan naik bus saya menuju ke Gurney Drive Hawker Center, ngapain lagi kalau bukan mengisi pulau tengah.

No.
             Destinasi
1.
Street Art
2.
Kek Lo Si Temple
3.
Penang Hill
4.
Pantai Batu Ferringhi
5.
Banteng Fort Cornwallis
6.
Queen Victoria Memorial Clock Tower
7.
Clan Jetty
8.
Gurney Drive Hawker Center - Hostel


DAY 3

Hari ketiga ini, tidak kemana-mana, bangun cepat, beres-beres, siap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke negara sebelah, Thailand (Tunggu ceritanya di blogpost selanjutnya ya). Kesimpulan saya selama di Penang, kalau untuk wisata alam dan makanan, Indonesia dan Thailand masih lebih baik, tapi untuk destinasi arsitektur, Penang juaranya, suatu hari harus balik lagi.


24 comments:

  1. Wuih, bagus-bagus banget ya bangunannya, terutama rumah ibadahnya.

    Kalau di Penang ini bisa terbangin drone gak ya? Kayaknya bangunan-bangunannya akan bagus kalau dijepret dari atas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mas, heterogen banget di sini, rumah ibadah itu jaraknya deket-deket banget itu.

      Saya kurang tau nih, bisa nerbangin drone apa engga di sini

      Delete
  2. wahh cakep2 ya bangunannya.. mau lah ke Penang kalo pas ke Malay..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib diagendakan mba, dari Indonesia juga udah banyak penerbangan langsung kok

      Delete
  3. Wah mb...keren sekali tempat2 wisata di penang ini. Selalu jatuh cinta dengan wisata sejarah dan kota tua. Trmksh sharingnya.. 😍

    ReplyDelete
  4. Mbak jago banget nyusun itinerary-nya, benar-benar efisien. Saya duku ke Penang ngaco-ngaco jalannya, biar lima hari di sana kayaknya gak dapat sebanyak ini. Pos ini perlu di-copas, jadi kalau ke Penang lagi tinggal nyontek :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hasil dari searching-searching juga itu mba, heheh. Saya 3 hari 2 malam di Penang udah bosan dan pengen pindah kota, hehehe.

      Delete
  5. Pastinya saya pengen kulineran. Kabarnya kuliner Penang itu enak-enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu awal saya juga mikir gitu mba, tapi kalau di lidah saya, masih enakan makanan-makanan di Indonesia mba.

      Delete
  6. Menarik ini, destinasi yang dituju berkaitan dengan sejarah. Biasanya kita menjadi tertarik memotret banguna-bangunan indah tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget mas, surga banget sama yang doyan fotografi ini

      Delete
  7. Wah Penang ini mirip2 melaka hanya saja agak lebih modern ya kotanya? maksudnya dari segi bentuk bangunan :).

    FortCornwallis ini malah mengingatkan sama benteng vredeburg 0 KM jogja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, saya malah belum pernah ke Benteng Vredeburg itu :(

      Delete
  8. Mbaaaak.. itinerary-nya lengkap banget. Kusukaaa... Ntar ke Penang aku pakai itinerarynya mbak ini aja yaaaa... Komplit banget ama keterangannya jugak.

    Btw, St.George's Anglican Church ini, bangunannya mirip banget dengan Armenia Church di Singapura. Gereja tertua di Singapura juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mbaa, semoga membantu
      Saya malah belum pernah ke Armenia Church Singapura itu, di daerah mana mba?

      Delete
  9. Eksplorasi wisata di kota Penang bisa butuh waktu lama nih, karena bagus semua

    ReplyDelete
  10. Aku baca ini malah kangen pengen jalan-jalan ke Penang lagi jadinyaa. Seru lho mbak naik lift yang di Kek Lo Si Temple. Pemandangannya cakep, bangunannya juga bagus dengan detail-detailnya yang seru.

    ReplyDelete
  11. Wah tulisannya bermanfaat banget buat yg nyari destinsi ke Penang...mdh2an next bs ke Penang jg...

    ReplyDelete
  12. banyak banget dapatnya lokasi wisatanya,mungkin aku dulu terlalu sanatai hahaha. next kesana bakalan ikutin itinerary ini deh biar dapat banyak plus sekalian kulineran yang murah dan endes endes itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena kebetula beberapa lokasi berdekatan aja ini mba, saya juga tipe yang santai aslinya, hehhehe

      Delete

Air Terjun Nyarai, Wisata Anti-Mainstream di Sumatera Barat

Jam Gadang di Bukittinggi, Pantai Gandoriah di Pariaman, Istano Pagaruyung di Batusangkar, atau yang katanya mirip Raja Ampat Papua wisa...