Sunday, February 10, 2019

ILLOCUTIONARY FORCE INDICATING DEVICES (IFIDs)



Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs)

Sebagaimana yang diuraikan pada artikel sebelumnya, bahwa tindak tutur (speech act) terbagi 3: tindak lokusi, tindak ilokusi, dan tindak perlokusi. Khusus untuk tindak ilokusi membutuhkan Analisa yang cukup rumit, mengingat ada konteks yang ikut terlibat. Untuk mengidentifikasi ilokusi sebuah ujaran, dibutuhkan bantuan perangkat yang bernama Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs).



Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs) adalah perangkat yang secara literal   bisa digunakan untuk menunjukkan ucapan kalimat yang mengandung tindakan ilokusi. Yule (dalam Alreza dkk, 2019: 28) menjelaskan bahwa Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs) adalah ekspresi dengan slot untuk verb (kata kerja) yang secara eksplisit menyebutkan tindakan ilokusi yang sedang dilakukan.

Yule (dalam Liestyorini, 2017: 25) mengklasifikasikan empat jenis Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs), yaitu:

a.     Performative verb (kata kerja performatif)

Yang termasuk performative verb (kata kerja performatif) adalah ‘berjanji’ dan ‘memperingatkan’.

Contoh:
Aku berjanji bahwa …..
Aku memperingatkanmu …….

b.    Word order (susunan kata)

Word order digunakan oleh si penutur untuk memberi penekanan pada maksud si penutur.

Contoh:
Budi     : Can I talk to Marry?
Ani       : No, she’s not here.
Budi     : I’m asking you, can I talk to her?
Ani       : And I’m telling you, SHE’S NOT HERE!

Pada contoh di atas, terlihat bahwa Ani mengganti kalimat “No, she’s not here” menjadi “And I’m telling you, SHE’S NOT HERE!” untuk membuat Budi yakin dengan yang Ia sampaikan.



c.     Penekanan dan intonasi

Penekanan dan intonasi perlu digunakan untuk membuat perbedaan makna dari ujaran.

Contoh:
·      You’re going! (I tell you, you should be going)
·      You’re going? (I request confirmation about you are going)
·      Are you going? (I ask you if you are going]

Pada contoh di atas terlihat ada perbedaan makna dari kalimat “You’re going” yang diakibatkan oleh perbedaan tekanan dan intonasi.

d.    Kualitas Suara

Kualitas suara juga menentukan kekuatan ilokusi sebuah ujaran, sebagai contoh nada suara yang diturunkan dapat mengindikasikan “peringatan” atau “ancaman”.

Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs)


Sementara itu, Searle (dalam Alreza dkk, 2019: 28) mengklasifikasikan Illocutionary Force Indicating Devices (IFIDs) sebagai berikut:

a.     Urutan kata (Word Order)

Searle menjelaskan bahwa word order (urutan kata) adalah cara dimana kata-kata diatur dalam urutan atau konstruksi yang lebih kecil.

b.    Penekanan (Stress)

Menurut Searle, pemberian stress (penekanan) pada ujaran berguna untuk membedakan tingkatan penekanan pada kalimat.

c.     Intonasi (Intonation Contour)

Intonasi adalah perbedaan level suara untuk membedakan antara pertanyaan, pernyataan, dan ujaran lainnya.

d.    Tanda baca (Punctuation)

Tanda baca berfungsi untuk memberi tanda pada kalimat.

e.    Mood pada kata kerja (The Mood of the Verb)

Mood pada kata kerja digunakan untuk menunjukkan sikap pembicara. Ada 3 jenis mood pada kata kerja, yaitu: imperative (permintaan dan perintah), subjunctive, dan indicative.

f.     Kata kerja performative (Performative Verb)

Seale menjelaskan bahwa ketika ada orang yang menggunakan kata kerja performative, maka Ia "melakukan" apa yang Ia gambarkan hanya dengan mengucapkan kata kerjanya. 


REFERENSI 

  •  Alreza, Eko Ridho, dkk. 2019. An Analysis of Illocutionary Acts in Yes, We Can Speech by Barack Obama dalam Jurnal Ilmu Budaya Vol.3 No.1 Hal. 25-34. Samarinda: Universitas Mulawarman.
  • Liestyorini, Inten. 2017. Commisive Speech Act in the First Debate of Jakarta Governor Election 2017 (Skripsi). Semarang: Universitas Diponegoro.
  • Rahardi, Kunjana. 2003. Berkenalan dengan Ilmu Bahasa Pragmatik. Malang: Dioma. 
  • Revita, Ike. 2014. Pragmatik; Kajian Tindak Tutur Permintaan Lintas Bahasa. Sumedang: Lights Publishing.
  • Subandowo, Dedi. 2014. Kesopanan Berbahasa dan dan Tindak Tutur. Lampung: Laduny.





No comments:

Post a Comment

Cara dari Vietnam ke Kamboja Via Darat (Bus)

Setelah semalam di Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya disebut juga dengan nama Saigon, tujuan saya selanjutnya adalah negara tet...