Saturday, January 5, 2019

Mengenal Sistem Transportasi Umum (Bus) di Kuala Lumpur (Part 1)


Saya mengunjungi Malaysia sudah beberapa kali, baik untuk urusan pekerjaan maupun sekedar liburan. Jika untuk urusan pekerjaan maka saya tidak mengalami masalah, karena ada servis antar jemput untuk saya dan tim mulai dari datang hingga keluar lagi dari KL. Sedikit kesulitan ketika saya datang buat liburan dan tanpa jasa tour agent, saya harus menguasai sistem transportasi yang ada di KL dengan baik. Malaysia menurut saya sudah lebih maju dibanding Indonesia untuk urusan transportasi umum. Transportasi umum di Malaysia (Kuala Lumpur khususnya), sudah tertata dengan sangat baik. Berikut saya paparkan sistem transportasi yang ada di Kuala Lumpur, yang menjadi transportasi andalan saya selama di KL.

Baca juga : Sitem Transportasi Umum (Kereta) di Kuala Lumpur

Yang paling penting diketahui terlebih dahulu adalah jenis-jenis transportasi yang ada di Kuala Lumpur. Selain taksi (baik argo maupun online), secara garis besar, ada dua jenis transportasi umum yang ada di KL, yaitu bus dan kereta. Soal taksi tidak perlu dijelaskan ya, sama lah seperti taksi yang biasa kita gunakan di Indonesia, ada yang masih konvensional seperti Bl*e B*rd di kita, dan ada juga yang berbasis aplikasi seperti Gr*b. Bahasan mengenai sistem transportasi di Kuala Lumpur ini akan saya bagi menjadi 2 part ya, part 1 ini tentang bus, dan part 2 untuk transportasi berbasis rel (kereta).

Untuk yang senang menggunakan bus, ada beberapa pilihan yang bisa kita pilih, yaitu : bus Rapid KL, bus Go KL, dan bus Hop On & Hop Off. Jangan bayangkan bus-bus ini seperti metromini atau bus-bus yang ada di ibukota. Bus-bus di KL sangat amat nyaman, mudah, murah, bersih, dan ada free-wifi, duhhhh kannn :D

a. Bus Rapid KL

Bus Rapid KL adalah salah satu transportasi andalan wisatawan dan penduduk KL. Bus ini berwarna putih kombinasi biru dengan tulisan RapidKL di body-nya. Kita bisa naik dan turun di halte bus yang telah disediakan. Jika bayar cash, maka siapkan uang pas ya, karena nanti uang akan kita masukkan ke kotak yang ada di samping supir, tidak akan ada uang kembalian tentunya. Pembayarannya bisa juga dengan kartu touch and go yang di tap di dekat kotak uang tadi. Etika naik bus Rapid KL ini adalah naik dari pintu depan dan turun dari pintu belakang. Perhatikan seat, karena beberapa seat adalah seat prioritas bagi lansia, ibu hamil, dan orang berkebutuhan khusus. Jika ingin turun, cukup tekan tombol bel yang ada di setiap tiang di setiap baris seat. Jam operasi bus ini dari jam 06.00 pagi hingga jam 23.00 malam. Bisa cek di sini ya, rute maupun serba-serbinya.
 
Bus RapidKL

 
Kartu ini bisa dipakai untuk bus RapidKL dan juga MRT, tinggal isi kredit dan tap.
b. Bus Go KL 

Nah, ini salah satu transportasi andalan saya banget selama di KL, kenapa? karen grettoonnnng. Yap, bus Go KL ini sengaja disediakan oleh pemerintah Malaysia untuk memberikan kemudahan bagi para wisatawan yang ingin berkeliling di KL dengan mudah dan murah (pastinya). Uniknya, walaupun bus-nya berwarna  ungu namun jalur yang dilewatinya berbeda-beda. Ada 4 jalur yang akan dilewati oleh bus gratisan ini, masing-masing diwakili oleh 4 warna yang berbeda (jalur ungu, jalur merah, jalur biru, dan jalur hijau). Warna-warna berbeda tersebut ternyata ada maksud tujuannya:
Penampakan di dalam bus, perhatikan bangku prioritas ya, jangan malu-maluin hehehe
Jalur Ungu (Purple Line) ditujukan untuk para wisatawan, sehingga jalur yang dilewati adalah tempat-tempat wisata yang ada di KL. Rute nya adalah : Pasar Seni, Muzium Telekom, KL Tower, KLCC, Muzium Negara, Masjid Negara, Dataran Merdeka, dan berakhir di KL Central.

Jalur Merah (Red Line) ditujukan untuk jalur GO Relax, yaaaa buat santai-santai berasa di pantai gitu lah. Rutenya: Concorde Hotel, Life Center, Grand Hyatt Hotel, Puteri Park Hotel, Tune Hotel, Uni Asia, dan Maytower Hotel.

Jalur Biru (Blue Line) ditujukan untuk jalur GO Work, untuk para pekerja tentunya, sehingga jalur yang dilewatinya adalah area-area perkantoran. Rutenya : Bangkok Bank, Wisma Foo Yang, Wisma MPL, Angkasa Raya, Menara ING, Citibank, KL Central, Menara Olimpia, AIA, Bukit Ceylon, Menara DBKL, 1 sentral, Wisma Darby, dan Menara Hap Seng. Buat para traveller, jangan coba-coba naik bus jalur biru ini di jam kerja, jika kamu gak mau be-te karena padatnya.

Jalur Hijau (Green Line) ditujukan untuk GO Shopping. Yeeeyyyy, jalur yang paling disenangi kaum hawa jika di KL nih, karena bus iji akan melewati pusat-pusat perbelanjaan terbesar di KL. Rutenya: The Weld, Pavilion, Starhill Gallery, Bukit Bintang, Chow Kit, Maju Function, Globe Silk Store, dan KL Sogo.

Cek di sini, lebih lengkapnya
 
Lucu yahh
 
Rute bus GoKL
c. Bus Hop On & Hop Off

Nahhh, untuk kamu yang punya waktu sangat terbatas di KL tapi tetap ingin bia berkeliling KL dengan maksimal, bus ini adalah pilihan terbaiknya. Bu Hop On & Hop Off disediakan khusus buat turis, namun berbayar ya, harganya cukup lumayan mahal menurut saya 55 MYR 1 hari. Dengan harga segitu, kita bisa naik dan turun di tempat-tempat populer di KL dan kembali melanjutkan perjalanan ke tempat lain seharian tanpa perlu membeli tiket lagi. Yang paling saya suka dari bus ini adalah modelnya yang bertingkat, dan bagian atasnya terbuka, berasa kayak di Jakarta tempo doeloe, haha. Sesuai dengan rute bus Hop On & Hop Off ini, kita akan dibawa untuk melewati jalur-jalur ternama KL, mulai dari Petronas (KLCC), KL Tower, Jalan Ramlee, KL Convention Center dan Aquaria, pusat-pusat perbelanjaan dan segi tiga emas perkantoran di Bukit Bintang, Chinatown, Pasar Seni, National Palace, KL Lake Garden, Bird Park, Dataran Merdeka, dan akan kembali ke KLCC.

Baca di sini, lebih lengkapnya
 
Saran : start dari pagi dan duduk di atas, jangan lupa pakai sunblock yesss
 
Rute bus Hop On & Hop Off


So, dari ketiga bus andalan Kuala Lumpur ini, lebih milih yang mana???

No comments:

Post a Comment

Cara dari Vietnam ke Kamboja Via Darat (Bus)

Setelah semalam di Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya disebut juga dengan nama Saigon, tujuan saya selanjutnya adalah negara tet...