Sunday, January 6, 2019

Mengenal Sistem Transportasi Umum (Kereta) di Kuala Lumpur (Part 2)


Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa secara garis besar transportasi umum di Kuala Lumpur ada 2 jenis yaitu bus dan transportasi berbasis rel atau kereta. Pada part 1 saya sudah menjelaskan bus-bus yang bisa kita gunakan di KL. Nah, pada part 2 ini, saya akan menjelaskan mengenai transportasi umum di KL yang berbasiskan rel atau kereta. Awalnya, saya sempat kesulitan dengan sistem perkeretaan KL, karena terlalu banyak jenisnya (ada 5 jenis), sehingga agak sedikit rumit bagi saya. Namun, pelan-pelan sistem perkeretaan KL ini pun bisa saya pahami, penjelasannya berikut ya.
Baca dulu : Sistem Transportasi Umum (Bus) di Kuala Lumpur

Ada 5 jenis transportasi berbasis rel yang ada di KL, yaitu: KL Monorail, Light Rapid Transit (LRT), KTM Komuter, KLIA Ekspress/KLIA Transit, dan Mass Rapid Transit (MRT). Kelima jenis transportasi berbasis rel yang ada di KL tersebut terintegrasi dalam sebuah sistem yang bernama Klang Valley Integrated Rail System. Trus apa beda kelima jenis transportasi tersebut?

1. KL Monorail 

Token, untuk pemakaian 1x jalan saja
Dibandingkan dengan 4 jenis transportasi berbasis rel yang lain, KL Monorail ini memiliki jalur yang lebih singkat, hanya 1 jalur saja (dalam bahasa melayu disebut laluan) yaitu dari KL Sentral ke Titiwangsa. Jalurnya pun sedikit berbeda dibanding yang lain, yaitu jalur layang, sehingga kita dapat menikmati perjalanan sembari melihat-lihat pemandangan kota dari dalam gerbong. Gerbongnya juga tidak banyak, biasanya hanya 2-4 gerbong saja sekali jalan. Tempat duduk penumpang ditata saling mmbelakangi seperti kereta di Indonesia, namun beberapa ada yang menghadap ke kaca. 

Tiket untuk naik KL Monorail ini dapat dibeli di vending machine. Cara pembeliannya sama seperti kalau kita membeli tiket KRL di Jakarta, namun bedanya, tiket KL Monorail itu seperti koin, dan disebut token. Namun, bagi kamu yang sudah punya kartu Touch n Go, mending pakai itu saja, cukup pastikan saja bahwa saldo yang ada di dalam kartumu masih mencukupi. Token atau kartu Touch n Go itu harus kita tap (tempelkan) di mesin yang ada di gate. Begitu juga ketika hendak keluar dari peron, kita kembali harus menempelkan lagi kartu Touch n Go ke mesin exit gate, sedangkan yang menggunakan token harus dimasukkan ke mesin (sama seperti kalau ingin main di Timez*ne gitu).





2. Light Rapid Transit (LRT)


Train Map Kuala Lumpur
Ada 2 jalur (laluan) yang akan dilalui oleh LRT, yaitu Laluan Kelana Jaya dan Laluan Ampang/Sri Petaling. Seluruh LRT Laluan Ampang/Sri Petaling itu on ground atau melayang (elevated), sedangkan LRT Laluan Kelana Jaya melalui jalur under-ground atau bawah tanah. Untuk jumlah gerbong, LRT lebih banyak dibanding KL Monorail. Tempat duduknya ditata berhadap-hadapan, persis seperti KRL di Jakarta. Untuk Laluan Kelana Jaya sudah menggunakan kereta yang modern, yaitu driverless atau tanpa masinis. Sementara KRL Laluan Ampang/Sri Petaling masih menggunakan kereta yang bermasinis. LRT kedua laluan ini akan bertemu di Stasiun Mesjid Jamek, kita tidak perlu membayar lagi jika ingin bertukar laluan. 

Laluan Ampang/Sri Petaling bisa digunakan untuk menuju Masjid Jamek, Terminal Pudu Sentral (turun di Stasiun Plaza Rakyat), dan Terminal Bersepadu Selatan. Sedangkan Laluan Kelana Jaya dapat digunakan untuk menuju KL Sentral, Petronas (KLCC), Pasar Seni, dan Masjid Jamik. Untuk tiket KRL, kita bisa beli di vending machine sama seperti tiket KL Monorail. Bisa dengan membeli token (sekali jalan) atau bisa juga dengan kartu Touch n Go, kemudian di tap (ditempel) di entry gate saat masuk peron atau di exit gate ketika keluar dari peron.


Lebih lengkapnya mengenai KL Monorail dan LRT, baca di MyRapid

3. Kereta Tanah Melayu (KTM) Komuter

KTM Komuter ini merupakan sistem kereta tertua  di KL, jarak tempuhnya dekat dan tidak terintegrasi dengan KL Monorail maupun LRT. Maka kita harus membeli tiket yang beda dari KL Monorail dan KRL, jadi, tidak bisa beli dari di vending machine maupun menggunakan kartu Touch n Go, namun beli di vending machine tersendiri. KTM Komuter biasanya digunakan oleh wisatawan untuk ke Batu Caves, tiketnya murce, hanya 2,6 MYR sampai ke stasiun Batu Caves. Harga yang sangat murah untuk jarak tempuh yang jauh begitu. Semua jalur KTM Komuter ada on ground (menapak tanah). Ada 2 laluan KTM yang tersedia, Laluan Seremban dan Laluan Pelabuhan Klang (Port Klang).
 
Walaupun sistem kereta yang paling tua di KL, tapi tampilannya gak ketinggalan zaman kan?
 
Stasiun KTM Komuter KL Sentral
Lebih lengkapnya mengenai KTM Komuter, baca di sini.

4. KLIA Ekspress dan KLIA Transit

KLIA = Kuala Lumpur International Airport, so bisa dipastikan bahwa kereta yang ini adalah kereta khusus bandara ya kan, baik KLIA maupun KLIA 2. Kedua kereta memiliki jalur laluan yang sama, bedanya KLIA Transit memiliki 3 stasiun hentian lainnya yaitu di Terminal Bersepadu Selatan, Putera Jaya, dan Salak Tinggi. Ongkos KLIA Ekspress adalah 55 MYR, sedangkan ongkos KLIA Transit berdasarkan stasiun tujuan akhir. Dibandingkan dengan kereta lain, kereta KLIA Ekspress dan KLIA Transit ini tampilannya agak lebih eksklusif, sesuai lah sama harga tiketnya yang jauh lebih mahal juga ya kan.

Lebih lengkapnya mengenai KLIA Ekspres dan KLIA Transit, baca di sini.
 
KLIA Ekspres (Sumber Foto)
 
Platform KLIA Ekspres


5. Mass Rapid Transit (MRT)

Nah, untuk tampilan fisik, MRT ini jauh lebih panjang dibanding LRT, stasiunnya juga lebih besar. Kalau pada peta, jalur MRT ini digambarkan dengan warna hijau tua. Saat ini, ada 2 jalur MRT, yaitu jalur Sungai Buloh - Kajang dan jalur Semantan - Kajang. MRT ini dapat digunakan jika kita ingin ke Bukit Bintang dan Pasar Seni. Di Stasiun Pasar seni, MRT sudah terintegrasi dengan LRT Kelana Jaya. Sementara di Stasiun Bukit Bintang, MRT terintegrasi dengan KL Monorail. Jalur MRT dari Pasar Seni hingga Maluri adalah jalur underground (bawah tanah), dan sisanya adalah jalur elevated (melayang).

Lebih lengkapnya mengenai MRT, baca di sini.
 
Mass Rapid Transit (Sumber Foto)
 
Vending Machine tempat membeli token 

So, silahkan pilih mau pakai kereta yang mana, sesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing aja :)

No comments:

Post a Comment

Apa yang Kau Ingat pada Februari?

Hai, kamu ingat ini hari apa? Valentine? Sudah berlalu dari 2 hari yang lalu. Ku yakin kau pasti lupa, coba lah pejamkan mata ...