Thursday, September 20, 2018

Tips Melewati Imigrasi Singapore dengan Aman


Singapore terkenal sebagai negara kecil yang sangat disiplin dan tegas, cenderung cukup susah untuk masuk ke negara ini, jika kita tidak memiliki persiapan yang matang. Beralasan tidak ingin terkecoh dengan illegal immigrant yang berlagak seperti turis namun kemudian malah mencari nafkah di negaranya, maka imigrasi Singapore berhasil membuatnya dinobatkan sebagai negara yang cukup susah untuk dimasuki. Tapi jangan keder duluan, jika memang tidak berniat menjadi TKW/TKI ilegal di sana, semua bisa diatasi :) Berikut tips dan persiapan untuk bisa masuk ke Singapore dengan aman.
Baca juga : Panduan Backpacking ke Singapura Bagi Pemula

1. Persiapkan paspor yang masih berlaku (maksimal 6 bulan sebelum expired)

Bagi orang Indonesia tidak butuh visa untuk masuk ke Singapore dan negara-negara ASEAN lainnya. Cukup menyiapkan paspor yang masih berlaku, maksimal 6 bulan sebelum expired. Untuk yang belum punya paspor, bisa lihat di sini ya cara membuatnya. Beberapa maskapai, mewajibkan untuk mencantumkan nomor paspor ketika membeli tiket penerbangan. Tapi tidak dengan AirAsia (bukan endorse), maskapai berwarna merah ini tidak mewajibkan untuk mencantumkan nomor paspor ketika pembelian tiket. Sangat membantu untuk yang belum punya paspor, bisa beli tiketnya dulu dan mengurus paspor sebelum keberangkatan.


2. Siapkan ID Card Indonesia
Untuk jaga-jaga aja, siapkan juga ID Card kita seperti KTP atau SIM. Terkadang ketika data kita di paspor tidak terlalu meyakinkan pihak imigrasi, mereka akan meminta ID Card lainnya untuk sekedar compare data.


3. Siapkan itinerary dan print-out seluruh akomodasi
Tidak hanya untuk Singapore aja sebenarnya sih, print-out itinerary dan akomodasi (hotel dan tiket PP) sebaiknya selalu disiapkan setiap kali akan backpacking ke negara lain. Ketika ke Singapore juga gitu, karena seringkali petugas imigrasi akan menanyakan selama di Singapore akan menginap dimana dan berapa lama, buktikanlah dengan print-out bookingan hotel dan atau tiket pesawat kepulangan. 

4. Siapkan uang cash, ATM, dan atau Credit Card
Walaupun di Singapore kita bisa menukarkan Rupiah di money changer yang ada di sana, pun narik ATM. Namun sangat dianjurkan untuk tetap membawa sejumlah Dolar Singapore. Kenapa...? lagi-lagi karena petugas imigrasi Singapore sering menanyakan bawa uang berapa, ngeselin banget kan :D Jadi kalau kita bawa uang cash, bisa langsung kasih liat uang yang ada, plus sombongin juga lah ATM dan CC yang dibawa.

5. Jangan nantangin petugas imigrasi
Body language juga tidak luput dari pengamatan petugas imigrasi. Jadi, tetap stay cool ketika menghadapi mereka, walaupun dalam hati sebenarnya deg-degan banget (apalagi bagi yang pertama kali ke luar negeri). Tetap woles juga seandainya ditanya-tanya, ikuti seluruh instruksi mereka. Terkadang mereka menyuruh untuk membongkar barang bawaan juga, selama tidak ada membawa barang-barang terlarang, tetap stay cool aja yaaa.


6. Jaga tampilan
Selain body language, penampilan juga berpengaruh loh. Jadi, usahakan berpenampilan yang rapi, yang seolah-olah bisa menggambarkan bahwa kamu cukup berada dan tidak akan menggembel di negara mereka. Entah termasuk rasis atau tidak, untuk beberapa nama yang terdengar mirip dengan nama-nama (maaf) teroris dunia juga sering bermasalah, begitu juga untuk nama-nama yang memiliki kemiripan dengan list nama-nama yang pernah ditolak/dideportasi Singapore. Beberapa kasus juga pernah sampai petugas imigrasi memeriksa HP si traveler untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidaklah memiliki konten yang bisa berdampak buruk bagi negara mereka.

7. Isi kartu disembarkation dengan lengkap
Di pesawat, akan dibagikan disembarkation/embarkation card, kartu kedatangan/keberangkatan untuk bisa masuk atau keluar dari imigrasi Singapore. Isilah kartu tersebut selengkap mungkin, jika  kebagian kartu ini di pesawat, nanti silahkan isi di meja yang telah disediakan di pojokan sebelum melewati petugas imigrasi. Di kartu itu ada kolom tempat tinggal selama di Singapore, untuk kalian yang tidak punya keluarga di Singapore, silahkan isi kolom tersebut dengan nama hotel yang telah kalian booking dan cantumkan juga nomor telepon hotel tersebut. Jika kalian hanya 1 hari saja di Singapore dan tidak menginap, maka kolom tersebut bisa kalian isi dengan tempat yang akan kalian datangi di Singapore. Saya pernah cuma sehari di Singapore dan akan melanjutkan perjalanan dengan ferry ke Batam, maka kolom itu saya isi dengan HarbourFront Terminal, tempat saya akan naik ferry ke Batam.


Kedengarannya melewati imigrasi Singapore itu menakutkan banget kan, tapi don't worry, selama kita tidak berniat dan membawa yang tidak baik, maka Insha Allah semua akan baik-baik saja. Jangan lupa persiapkan semua dengan matang ya, supaya travelling kalian tetap menyenangkan. 

4 comments:

  1. Bermanfaat banget nih..klo ke Singapore. Thanks sharingnya

    ReplyDelete
  2. Sama-sama mba, ssemoga bermanfaat :)

    ReplyDelete
  3. ini bener banget, saya pernah masuk singapore pake sendal jepit, rambut diunteluntel, pake ransel. beuh langsung diperiksa

    ReplyDelete

Cara ke Malaka dari Dumai, Kuala Lumpur, dan Penang

Dari Hat Yai (baca report-nya  di sini ), kami balik ke Penang. Destinasi selanjutnya adalah, Melaka, kota di Malaysia bersama Pen...