Thursday, April 19, 2018

Anti Murung di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung

Destinasi ketiga yang saya datangi selama di Maros adalah Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung. Untuk mencapai tempat ini, saya masih mengandalkan ojek yang telah saya sewa untuk mengantarkan saya mengunjungi 3 lokasi wisata tersebut. Namun bagi kalian yang ingin mengunjunginya dari Kota Makasar, caranya adalah dengan menumpang pete-pete (angkot) ke Terminal Daya, kemudian carilah pete-pete jurusan Pangkajene atau Pangkep (Pangkajene Kepulauan), mintalah turun di Pasar Maros. Di Pasar Maros ini, kita bisa temukan pete-pete jurusan Bantimurung.

Monday, April 16, 2018

Perempuan Minang, Dulu dan Kini

Sebenarnya tidak ada yang keliru dengan penampilan model senior Indonesia yang mengenakan pakaian rancangan seorang desainer kenamaan Indonesia itu, jika saja yang bersangkutan tidak menambahkan embel-embel Minangkabau pada kostum yang dipakainya. Dia terbilang sangat cantik malah dalam balutan busana tersebut, tidak ada yang bisa memungkiri keelokan fisiknya yang terlihat jelas, ditambah lagi hiasan menyerupai sunting khas Minangkabau yang menghiasi kepalanya membuat kesan anggunnya menguar nyaris sempurna. Namun sayang, penampilannya malam itu tidaklah merefleksikan penampilan perempuan Minangkabau sama sekali, seperti yang sang desainer gaungkan. Sang desainer terlalu menyederhanakan (baca : menyepelekan) khasanah adat Minangkabau. Beragam komentar di linimasa mengenai hal ini, uni pun tergelitik untuk mengulasnya di sini.


Sunday, April 15, 2018

Merasakan Aura Purba di Taman Prasejarah Leang-Leang Maros

Setelah puas menjelajah Sungai Pute dengan pemandangan pegunungan karst di kiri-kanannya, perjalanan saya lanjutkan ke tempat yang tidak kalah mencengangkan. Namanya Taman Prasejarah Leang-Leang. Kata Leang berasal dari Bahasa Bugis yang berarti Goa. Yappp, sesuai namanya, memang di tempat ini kita akan menemukan ratusan goa berbagai ukuran yang telah ada dari zaman prasejarah dulunya. Di beberapa goa kita malah dapat menemukan sisa-sisa peninggalan manusia prasejarah yang menjadi nilai seni mahatinggi saat ini. 

Thursday, April 5, 2018

Gunuang Padang ; Mengenang Pedihnya Kasih Tak Sampai (Dan Hal Lainnya)


Gunung Padang yang ini ada di Kota Padang, bukan Gunung Padang yang di Cianjur ya. Jikalau dilihat dari ukurannya, istilah gunung mungkin terlalu "berlebihan" untuk tempat ini menurut saya. Mungkin sebutan bukit akan lebih sesuai, karena untuk bisa sampai di puncaknya hanya butuh waktu 15-30 menit saja. Namun bukan soal ukuran yang akan saya bahas kali ini, ada kisah yang jauh lebih besar dibanding ukuran secara kasat mata di tempat ini. Kisah tentang cinta, sejarah, dan keindahan Sang Maha Kuasa.


Tuesday, April 3, 2018

Sehari di Tana Toraja..?? Bisa Kok..!!

Tidak tau mengapa, Tana Toraja telah menjadi destinasi impian saya dari kecil. Ketika teman-teman saya bermimpi untuk mengunjungi Bali atau Lombok, saya malah bercita-cita untuk bisa main ke Sulawesi supaya bisa main ke Toraja. Alhamdulillah, cita-cita masa kecil saya dikabulkan Sang Maha Kuasa, saya diberikan kesempatan untuk menjejakkan kaki di Sulawesi, Tana Toraja tentu saja tidak akan saya lewatkan.

Cara dari Vietnam ke Kamboja Via Darat (Bus)

Setelah semalam di Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya disebut juga dengan nama Saigon, tujuan saya selanjutnya adalah negara tet...