Friday, October 13, 2017

Asal Usul Nama Minangkabau

Assalamu'alaikum dunsanak semua, seringkali teman-teman uni yang berasal dari daerah lain bertanya, apa sih makna dari kata Minangkabau itu? Ada kaitan sama kerbau ya? Eh, mungkin karena itu Rumah Gadang itu atapnya kayak tanduk kerbau gitu? Dan beragam pertanyaan lain yang serupa pernah ditanyakan ke uni. Untuk kalian yang punya pertanyaan yang sama, jawabannya akan uni uraikan di artikel ini.




[caption id="attachment_469" align="aligncenter" width="300"]rumah-gadang Atap rumah adat dan hiasan kepala yang menyerupai tanduk kerbau[/caption]


Pendapat tentang asal-usul nama Minangkabau ini sangatlah beragam, mulai dari cerita rakyat yang diceritakan secara turun temurun hingga ke berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli. Berikut pendapat beberapa ahli :


1. Menurut Prof.Dr.Poerbacaraka, berdasarkan Prasasti Kedukan Bukit yang ia temukan, ia menyimpulkan bahwa kata Minangkabau berasal dari Bahasa Sanskerta Minanga Tamwan, berarti daerah yang terletak di antara dua sungai besar yang bertemu.




[caption id="attachment_245" align="aligncenter" width="202"]prasasti bukit Prasasti Kedukan Bukit[/caption]

2. Menurut Prof. Van Der Tuuk, kata Minangkabau berasal dari kata Pinang Khabu, yang berarti tanah pangkal, tanah asal, atau tanah leluhur. Pendapat Tuuk ini diiyakan juga oleh Thomas Stanford Charles (Gubernur Jenderal Inggris di Indonesia tahun 1811 - 1818).


3. Menurut Prof.Dr.Muhammad Husein Nainar, kata Minangkabau berasal dari kata Menon Cobos yang berarti tanah mulia atau tanah murni, hal ini berkaitan dengan anggapan bahwa daerah ini adalah daerah asal leluhur orang-orang Melayu.


4. Menurut Prof.Sutan Muhammad Zain, kata Minangkabau berasal dari kata Binanga Kanvar, yang berarti muara Sungai Kampar, hal ini berkaitan dengan pendapat beliau bahwa muara Sungai Kampar merupakan daerah asal kerajaan Minangkabau.


5. Menurut Yulfian Azrial (Kepala Balai Kajian, Konsultasi, dan Pemberdayaan Nagari Adat Alam Minangkabau), kata Minangkabau berasal dari kata Mina Kambwa yang berarti negeri pilar langit  atau negeri pilar naga. Kata naga dan pilar langit digunakan untuki menggambarkan daerah yang dipenuhi dengan gugusan pegunungan (sekarang pegunungan Bukit Barisan) yang memanjang menyerupai naga dan tinggi mencapai langit menyerupai pilar.




[caption id="attachment_470" align="aligncenter" width="300"]4699992p Pegunungan Bukit Barisan[/caption]

Masih banyak lagi pendapat para ahli lainnya mengenai asal-usul nama Minangkabau ini. Namun yang menurut uni paling menarik adalah legenda yang diceritakan secara turun temurun dari nenek moyang uni dulunya, yang kemudian selalu menjadi jawaban uni kepada teman-teman uni yang bertanya tentang asal-usul nama Minangkabau.


Konon kata Minangkabau berasal dari kata Minang (menang) dan Kabau (kerbau). Pada suatu masa ada kerajaan lain yang ingin melakukan penaklukkan. Melihat jumlah mereka yang tidak seimbang, masyarakat setempat pun menawarkan pertandingan adu kerbau saja. Pasukan asing tersebut menyetujui, karena mereka membawa serta kerbau-kerbau dengan ukuran besar. Untuk mengakali hal tersebut, masyarakat setempat menyiapkan anak kerbau yang dipisahkan selama beberapa hari dari induknya sehingga tidak bisa menyusu dari induknya, mereka juga menyelipkan pisau kecil nan tajam di telinga anak kerbau tersebut. Pada hari yang disepakati, anak kerbau yang kehausan tersebut mengira bahwa kerbau yang besar milik pasukan asing tersebut adalah induknya. Anak kerbau itupun langsung lari mengejar kerbau besar tersebut mencari susu, tentu saja pisau tajam yang terselip di telinga anak kerbau tersebut mencabik-cabik perut kerbau tersebut tanpa ampun.


2a

Kemenangan ini menginspirasi masyarakat untuk menamai kerajaan mereka dengan nama Minangkabau yang berasal dari kata manang-kabau (menang kerbau). Kononnya lagi, pertempuran tersebut diadakan di sebuah kenagarian di Tanah Datar yang kemudian dinamai dengan nama Nagari Minangkabau. Kerbau besar dengan perut robek tersebut lari hingga isi perutnya berserakan di sebuah daerah yang kemudian dinamai Simpuruik (berasal dari kata isi paruik). Setelah dipastikan mati, kerbau tersebut pun dikuliti bersama-sama untuk dimasak dan merayakan kemenangan. Daerah tempat menguliti kerbau tersebut pun dinamai Sijangek (berasal dari kata jangek atau kulit).


Sejak saat itu, masyarakat menggunakan nama Minangkabau sebagai nama kerajaan mereka, seiring dengan beberapa atribut kerajaan seperti atap bangunan dan hiasan kepala perempuan yang menyerupai tanduk kerbau. Hingga saat ini pun, simbol tanduk kerbau tersebut masih menjadi kebanggaan  orang Minang.


Ngomong-ngomong pernah perhatikan logo klub sepak bola kebanggaan orang Minang? Berbentuk kepala kerbau juga kan??


4hKwfF5T_400x400


 

No comments:

Post a Comment

Panduan Traveling ke Ho Chi Minh City - Vietnam

Mendengar beragam cerita kurang sedap tentang Vietnam malah membuat saya semakin penasaran dan tidak sabaran untuk mendatanginya. Berb...