Monday, September 25, 2017

Kuliner Khas Pantai Padang


Padang, siapa yang tidak tahu dengan kota yang satu ini. Memiliki masakan yang terkenal hingga ke manca negara dengan rumah makan dan restoran yang tersebar di seluruh benua. Selain dikenal dengan masakannya yang tiada dua, kota Padang (Sumatera Barat umumnya) terkenal sebagai destinasi wisata alam yang luar biasa juga.








Kota Padang terletak di pesisir pantai Sumatera. Maka tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke kota Padang namun tidak mampir ke hamparan pantai yang hanya berjarak hitungan meter dari pusat kota. Paling tidak sekedar menikmati semilir angin, sembari menikmati gemerlap keemaasan matahari menjelang terbenam, dan jangan lupa menyicip kuliner khas Minangkabau yang dijual di sepanjang pinggir pantai.





Taplau (tapi lauik - tepi laut - red), begitu nama keren untuk pinggir pantai tersebut. Dari sore hingga malam hari akan banyak ditemui para pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam kuliner khas. Makanan khas yang paling terkenal saat ini adalah langkitang, pensi, karupuak kuah, dan pisang kapik. Keempat makanan khas Minangkabau tersebut dapat dibeli dengan harga yang sangat murah, yaitu hanya 5 ribu Rupiah per porsi.





1. Langkitang

Langkitang adalah sejenis siput air tawar yang hidup di sungai, danau, hingga muara. Cangkangnya hitam dan memanjang sebesar kelingking. Dimasak bersantan kental dan pedas persisi seperti gulai khas Padang lainnya. Di masak hingga santannya tinggal sedikit, sehingga bumbu meresap ke dalam langkitang dan menghilangkan bau amisnya.




Cara makannya juga unik, dengan cara di sedot. Ujung dari cangkang Langkitang di potong dulu sebelum di masak, sehingga mempermudah keluarnya isi Langkitang ketika di sedot.







2. Pensi

Pensi merupakan nama lain dari remis. Di masak dengan cara di tumis dengan bumbu dan rempah khas Minangkabau sehingga menghasilkan masakan yang gurih dan segar.







4.Karupuak Kuah

Karupuak kuah merupakan camilan lainnya yang mudah ditemui di sepanjang taplau. Merupakan opak selebar piring yang diberi kuah sate padang, dengan menambahkan mie goreng / bihun goreng sebagai topping nya.







5. Pisang Kapik

Camilan satu ini kurang lebih seperti Pisang Epe di Makassar. Pisang Kepok yang di bakar di atas bara kemudian setelah matang di kapik (jepit) menggunakan dua lembar papan, sehingga menjadi pipih. Setelah pipih, kemudian diberi berbagai macam topping, seperti caramel, kelapa muda, coklat meses, atau keju.






Ke empat macam makanan khas Minangkabau tersebut sangat mudah ditemui di sepanjang garis pantai. Dapat dibeli dengan harga murah dan rasa yang enak, ditambah dengan suasana matahari tenggelam yang syahdu, dijamin ketagihan buat nongkrong di taplau.

 



So, kamu...kapan (lagi) mau ke Padang??



6 comments:

  1. Eh baru tahu kalau ad pisag kapik. Di sabalah ma nyo tu uni?

    ReplyDelete
  2. Helo Nadella, mokasih alah singgah, Rata2 deretan urg manggaleh jaguang baka nan di subarang taman budaya tu sedia pisang kapik lo mah.

    ReplyDelete
  3. Wah! Kudu dicatet niih. Siapa tau pan kapan bisa mampir ke Pantai Padang dan nyobain kulinernyaaa :D

    ReplyDelete
  4. Kapan mau ke Padang? Pengen bangeeeett. Semoga segera :D
    Makanan yang mbak infokan itu tak satupun aku kenal. Yg agak familiar cuma pisangnya hehe.
    Nanti kalau ke Padang cari ah :D
    TFS

    ReplyDelete
  5. Catet mba, kl ke Padang harus cobain semua 😋

    ReplyDelete
  6. Hai Mba April, makasih sudah mampir, kalo pisangnya emang di beberapa daerah juga ada dengan nama yang beda ya mba. Semoga segera bisa ke Padang ya mba

    ReplyDelete

Air Terjun Nyarai, Wisata Anti-Mainstream di Sumatera Barat

Jam Gadang di Bukittinggi, Pantai Gandoriah di Pariaman, Istano Pagaruyung di Batusangkar, atau yang katanya mirip Raja Ampat Papua wisa...