Tuesday, June 13, 2017

Tips Pasca Mencabut Gigi di Bulan Puasa

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, selama beberapa hari Ramadhan ini saya dianugerahi sakit gigi level tinggi, hingga bisa membuat saya memutuskan untuk minum obat penghilang rasa sakit, yang berarti harus membatalkan puasa saya. Setelah berkonsultasi dengan seorang ustadz tentang bagaimana hukum untuk berobat ke dokter gigi atau malah harus mencabut gigi ketika sedang berpuasa. Saya pun tidak menunda-nunda lagi untuk mendatangi dokter gigi yang terdekat dari tempat tinggal saya. 




Setelah memeriksa keadaan gigi geligi saya, dokter gigi yang cantik itu pun menyampaikan bahwa ada akar gigi yang tersisa dan harus dicabut, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan (lagi). Dengan menguatkan hati, saya memberanikan diri untuk mengiyakan apa yang dokter gigi itu sampaikan, mencabut akar gigi yang tersisa. Setelah melewati beberapa waktu, akar yang sering menyakitkan itu pun sukses dicabut. 



Selanjutnya, Sang dokter gigi menyampaikan beberapa tips yang bisa saya lakukan di rumah pasca mencabut gigi. Tips-tips tersebut adalah sebagai berikut :

1. Mengompres
Efek 'mati rasa' dari obat bius akan hilang, dan rasa nyeri akan segera datang. Kompres lah dengan air dingin untuk menghentikan pendarahan dan untuk menghentikan pendarahan. Bungkuslah beberapa butir es batu menggunakan sapu tangan, kemudian tempelkan di bagian luar pipi di sisi gigi yang sakit. Langkah ini bisa dilakukan beberapa kali sehari.



2. Berkumur dengan air garam
Air garam dapat membantu mempercepat perbaikan jaringan gusi yang terinfeksi, selain itu bisa juga untuk meredakan rasa nyeri. Larutkan satu sendok garam ke dalam segelas air hangat, kemudian kumur untuk beberapa saat, dan buang (jangan sampai tertelan). Ulangi beberapa kali hingga rasa nyerinya berkurang.

3. Rajin ganti kapas
Jika diberi kapas untuk menutup bekas gigi yang dicabut, rajin lah untuk menggantinya, terutama kalau sudah terlalu basah. Hal ini untuk menghindari terjadinya resiko infeksi.

4. Istirahat yang cukup
Dianjurkan untuk berisitirahat dengan cukup setelah mencabut gigi, untuk memulihkan tenaga serta untuk menghindari pendarahan yang berlebihan di gusi.

5. Mengonsumsi makanan yang tepat
Usahakan di saat berbuka, memakan makanan yang mudah ditelan, agar gigi dan gusi tidak bekerja terlalu berat. Pertimbangkan juga untuk mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, hal ini untuk membantu pemulihan lebih cepat pada bagian gusi yang rusak, seperti bayam dan ikan. Janfan lupa minum air putih yang banyak.

Setelah ini, saya bertekad untuk memeriksakan gigi sya dengan rutin, setiap enam bulan sekali. Agar rasa tidak nyaman di rongga mulut ini tidak datang lagi.

1 comment:

  1. Hai mbak Keke :) Kalau aku dan anak2ku sih jika udah cabut gigi biasanya mengistirahatkan dulu si gigi dengan ga makan apapun. Paling ganti kapas aja sih. Ga kumur2 pakai air garam. Khawatir darah di dalam gusi terpancing keluar hehehe...

    ReplyDelete

Sehari di Malaka, Kemana Aja? (Destinasi Wisata Melaka)

Setelah dari Penang, perjalanan saya lanjutkan ke Malaka, menggunakan bus. Perjalanan kurang lebih 7 jam, dengan ongkos 50 MYR. Saya amb...