Saturday, May 20, 2017

Mengurus Akte Kelahiran, Mudah Kok..!!

Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengikuti semua ketentuan yang telah ditetapkan oleh negara. Termasuk ketentuan administratif, salah satunya adalah melaporkan tentang adanya penambahan anggota keluarga kepada negara. Penambahan disini maksudnya tentu adanya kelahiran baru di sebuah keluarga. Setiap adanya kelahiran anak harus segera dilaporkan kepada negara, dalam hal ini kepada dinas catatan sipil, dengan bukti tercetak selembar kertas bernama akte kelahiran.





Akte kelahiran merupakan bukti otentik bahwa seorang anak telah resmi menjadi warga negara Indonesia, sehingga nantinya dapat memiliki hak-hak yang bisa ia dapatkan dari negara. Seyogyanya, kelahiran seorang anak harus dilaporkan dengan segera maksimal dalam waktu 60 hari. Maka jika lewat dari hari tersebut maka orangtua si anak dianggap lalai dan akan dikenai sejumlah denda nantinya.

Karena beberapa tahun ini secara administratif terdaftar sebagai warga Kota Padang, Sumatera Barat. Maka saya akan menceritakan pengalaman saya mengurus akte kelahiran 2 anak saya. FYI, anak-anak saya sudah usia sekolah dasar, memang sangat terlambat (baca : lalai - red) sekali saya sebagai orang tua melaporkan kelahiran mereka selama ini. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak bisa nyambung sekolah, ya...akte kelahiran termasuk syarat utama untuk bisa masuk sekolah disini.

Dalam pikiran saya, akan sangat riweuh sekali mengurus akte kelahiran anak-anak yang lahir lebih dari 7 tahun yang lalu. Namun ternyata semua tidak sesulit yang saya bayangkan, akte tersebut selesai hanya dalam waktu 2 hari kerja (jikalau semua syaratnya lengkap). Oh ya satu lagi, pengurusan disini sekarang sudah sangat transparan, tidak akan bisa ditemukan lagi calo-calo yang menawarkan jasa pengurusan dengan sejumlah uang bayaran. Bahkan di dinding ruangan tertempel tulisan "Terima kasih telah mengurus sendiri" atau tulisan "Kami berkomitmen menyelenggarakan pelayanan bersih tanpa pungli". Tulisan-tulisan tersebut serta pemberitahuan prosedur pengurusan yang termpampang jelas, merupakan bukti bahwa negeri ini mulai berbenah untuk bisa lebih baik.

Syarat-syarat yang harus dilengkapi adalah :
1. Pengantar dari kelurahan.
2. Surat keterangan lahir dari rumah sakit atau bidan yang asli dan fotocopy.
3. Fotocopy KTP kedua orang tua.
4. Fotocopy KK.
5. Fotocopy surat nikah legalisir (saran saya : juga bawa yang asli)
6. Susun semua berkas dengan rapu di dalam map. Untuk bayi sebelum 60 hari pakai map warna merah, sedangkan untuk anak lewat dari 60 hari menggunakan map warna biru.
7. Biaya : gratis untuk bayi sebelum 60 hari, sedangkan untuk yang lewat dari 60 hari dikenakan denda 50 ribu rupiah.

Langkah-langkah pengurusan :
1. Pastikan semua syarat-syarat sudah lengkap.
2. Pastikan semua nama (nama anak, nama ortu, tempat tangga lahir) telah benar, baik yang tertera di KK, surat nikah, maupun di KTP. Salah penulisan 1 huruf saja sangat berpengaruh, akan disuruh perbaiki dulu (ribet lagi).
4. Jikalau syarat-syarat dan semua identitas sudah sinkron dan benar. Selanjutnya ke meja resepsionis, di sana akan ada petugas yang mengecek berkas-berkas yang kita bawa. Jika sudah lengkap maka map yang kita bawa akan di cap dengan tulisan "LENGKAP" dan akan diberikan nomor antrian.
5. Setelah nomor antrian dipanggil oleh petugas loket, maka seluruh data-data yang kita bawa akan dimasukkan ke komputer. Di sana orang tua yang mengurus akan menandatangani beberapa dokumen.
6. Bagi anak sebelum 60 hari, di loket ini akan diberikan bukti pengurusan yang akan digunakan untuk pengambilan akte kelahiran yang sudah jadi besok nya. Sedangkan bagi anak yang lewat dari 60 hari terlebih dahulu harus membayar denda di kasir sebanyak 50 ribu Rupiah per anak. Bukti pembayaran denda tersebut akan menjadi surat untuk pengambilan akte kelahiran yang sudah jadi keesokan hari nya.

Alhamdulillah, tidak sampai 1 jam urusan saya sudah selesai, tinggal mengambil akte nya saja keesokan sore nya. Anak-anak saya pun diakui oleh negara dan bisa melanjutkan sekolah lagi.

4 comments:

  1. Ternyata mudah ya mba mengurus sendiri. Kalau begini mah gak perlu jasa calo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gampang banget sekarang mba, yang penting syarat2nya lengkap...hehe
      Thanks for visiting ya mba, cheers :)

      Delete
  2. Saya baru lahiran sebulan yang lali belum sempet ngurus karena suami juga sibuk, jadi tersecerahkan nih mba, makasih banyak ya artikelnya sangat bermanfaat. Salam kenal dari Bandung^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal kembali dari Padang mba,selama syarat2nya lengkap ga bakal riweuh ko mba. Selamat menjadi new mom ya mba, terima kasih telah mampir, cheers :)

      Delete

Cara dari Vietnam ke Kamboja Via Darat (Bus)

Setelah semalam di Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya disebut juga dengan nama Saigon, tujuan saya selanjutnya adalah negara tet...