Sunday, May 21, 2017

Memar Tanpa Sebab di Permukaan Kulit, Cubitan Setan atau..??

Pernah tidak kamu menemukan memar tanpa sebab di permukaan kulitmu?? Saya sering...hehehe. Almarhum nenek saya dulu bilang memar-memar yang biasanya diiring rasa pegal tidak nyaman di sekitaran yang memar itu adalah bekas cubitan atau gigitan setan. Makanya nenek akan selalu menakut-nakuti untuk tidak mandi terlalu sore (apalagi malam), supaya tidak dicubit atau digigit setan lagi.


Hingga dewasa, saya masih saja sering menemukan memar-memar yang tiba-tiba timbul di permukaan kulit kaki atau tangan saya. Alasan karena digigit atau dicubit setan seperti yang nenek saya bilang dulu tidak lagi bisa memuaskan nalar saya. Saya mencoba mencari alasan yang lebih logis dengan mencari referensi-referensi terkait maupun dengan bertanya ke teman-teman yang bergelut di dunia medis.

Akhirnya, dari referensi dan pendapat para ahli tersebut dapat saya simpulkan bahwa :

1. Memar tersebut berasal dari pembuluh darah yang pecah, sehingga darah memenuhi jaringan yang ada di sekitarnya kemudian menggumpal dan lama kelamaan darah itu terlihat membiru atau bahkan menghitam.

2. Memar tersebut bisa jadi disebabkan oleh benturan benda keras. Ada juga memar yang timbul tanpa sebab, tanpa ada benturan sama sekali (saya seringnya ini). Untuk kasus yang seperti ini, biasanya diakibatkan oleh kelelahan dan stres, karena ketika kita lelah atau stres maka sel-sel tubuh berkurang dan menghasilkan warna biru. Selain itu, bisa juga karena alergi obat tertentu. Nah, buat kamu yang sering memar silahkan diingat-ingat penyebab memarnya karena terbentur, karena alergi obat, atau karena stres/lelah???

3. Memar-memar ini lebih sering dialami oleh kaum Hawa dibandingkan kaum Adam. Tidak jarang memar tersebut timbul seiringan dengan siklus bulanan juga.

4. Memar tersebut akan pudar atau hilang dengan sendirinya, namun jika ingin mempercepatnya bisa dengan cara mengompres atau menempelkan es batu di memar tersebut. Jangan lupa istirahat dengan cukup, dan jika terasa sangat mengganggu lebih baik segera mendatangi pihak medis.

5. Harus diwaspadai jika memar tersebut muncul diiringi dengan demam, apalagi pada anak-anak atau bayi. Sebaiknya segera menghubungi pihak medis, karena bisa jadi hal tersebut adalah gejala hemofilia ; darah yang tidak dapat membeku secara normal.

Setelah membaca referensi-referensi tersebut, saya jadi paham bahwa memar tanpa sebab di permukaan kulit bukanlah karena cubitan atau gigitan setan, namun ada alasan-alasan ilmiah yang lebih masuk akal. Mohon maaf kepada bapak/ibu setan yang selama ini sudah dikambinghitamkan, peace hehehe.

Note : hari ini ada lebih dari 10 titik memar di kedua kaki saya, seingat saya tidak pernah terbentur maupun alergi obat. Hmmm...mungkin saya lelahhh :(


2 comments:

  1. Kalau dulu nenek atau ibu saya bilang itu karena dicubit hantu air. Mungkin supaya saya gak lama-lama mandi kali ya. heheheh. Wah ternyata begitu. Saya baru tahu karena gak kepikiran juga mencari tahu penjelasan ilmiahnya karena memang dia hilang sendiri, tanpa bekas. Makasi infonya Mba.

    ReplyDelete
  2. Untung h*ntu nya ga marah ya mba, udah dikambinghitamkan, hehehe. Sama2 mba, terimakasih telah mampir, cheers :)

    ReplyDelete

Cara ke Malaka dari Dumai, Kuala Lumpur, dan Penang

Dari Hat Yai (baca report-nya  di sini ), kami balik ke Penang. Destinasi selanjutnya adalah, Melaka, kota di Malaysia bersama Pen...