Tuesday, May 30, 2017

Ayam Goreng Serundeng

Anak-anak pasti suka ayam, eh apa anak saya saja yang suka ayam ya? Hehehe. Ayam merupakan menu utama yang paling sering di request anak-anak saya. Mulai dari ayam goreng, ayam goreng balado, ayam rendang, ayam sop, chicken fillet teriyaki, ayam kecap, dan sebagainya. Menyambut Ramadhan kemarin, mereka minta Ayam Rendang, hari ini (puasa hari kedua) mereka kembali minta menu ayam. Saya memutar otak, menu ayam apa yang mudah mengolahnya namun anak-anak suka sehingga mereka semangat ketika berbuka ataupun sahur.


Akhirnya saya memutuskan untuk memasak Ayam Goreng Serundeng, paduan ayam goreng dengan taburan serundeng yang tasteful pasti akan membuat nafsu makan anak-anak meningkat. Hmmm, terbayang anak-anak makan dengan semangat pakai nasi panas yang dicanpur serundeng dan ayam goreng. Oke, mari kita mulai.


Bahan :
1 ekor ayam, potong 10, bersihkan.
Setengah butir kelapa, parut.
Daun salam
Daun jeruk
1 batang serai, geprak
Garam
Penyedap (optional), bisa ganti gula.
Air

Bumbu yang dihaluskan:
4 siung bawang putih
6 siung bawang merah
1 ruas jahe
Sedikit kunyit
2-3 ruas lengkuas
3 biji kemiri

Cara :
1. Masukkan ayam, air, garam, dan semua bumbu yang dihaluskan ke dalam wajan. Tutup, kemudian rebus dengan api sedang.
2. Matikan api ketika air rebusan sudah tinggal sedikit.
3. Goreng ayam hingga kekuningan.
4. Masukkan kelapa ke dalam air sisa rebusan ayam, kemudian aduk merata, tambahkan penyedap/gula, cek rasa.
5. Setelah semua tercampur rata, goreng dengan api kecil. Jangan lupa diaduk supaya tidak gosong. Terus aduk hingga berwarna keemasan.
6. Matikan api, saring serundeng dan tiriskan beberapa saat. FYI, serundeng kelapa ini akan menyerap banyak minyak.
7. Siapkan jawaban kalau anak-anak bilang lapar, karena aroma serundeng ini benar-benar membuat gaduh, hehehe.
8. Taburkan serundeng ke ayam goreng, jika bersisa masukkan ke wadah tertutup dan bisa di gunakan kembali.

Mudah kan cara memasaknya??

Saturday, May 27, 2017

Olahraga Selama Berpuasa..?? Kenapa Tidak...??

Olahraga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Jika ingin menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh, maka setiap orang harus mengatur jadwal olahraga yang teratur bagi dirinya. Begitu pun di bulan Ramadhan, walaupun dalam keadaan berpuasa makan dan minum, bukan berarti kita harus berpuasa juga untuk olahraga.

Resep Rendang Ayam Versi Anak Rantau

Ramadhan telah tiba, semua umat islam bersuka cita menyambutnya. Terlebih lagi bagi masyarakat Minangkabau, beberapa hari sebelum Ramadhan menjelang, mereka telah melakukan persiapan-persiapan unik yang telah menjadi tradisi dari zaman nenek-nenek mereka dulu nya. Tradisi apa saja yang biasa dilakukan orang Minang untuk menyambut Ramadhan?? Baca selengkapnya disini.


Salah satu tradisi yang tidak pernah ditinggalkan oleh orang Minang adalah "marandang" atau dalam bahasa Indonesia berarti memasak Rendang. Ya, Rendang yang telah dinobatkan sebagai masakan terenak di dunia itu, Rata-rata seluruh orang Minang akan menjadikan Rendang sebagai menu utama yang disuguhkan untuk sahur pertama mereka. 

Begitu pun saya, darah Minang saya langsung memerintah saya untuk juga memasak menu andalan kesukaan semua orang itu. Walaupun saya sedang berada di rantau orang, semangat untuk menyambut Ramadhan masih sama seperti ketika saya berada di tanah kelahiran saya. Teman-teman saya juga turut bersemangat, mereka ikut serta membantu saya dalam menyiapkan masakan yang memakan waktu yang tidak sebentar untuk memasaknya itu. 

Karena satu dan lain hal, Ramadhan kali ini saya memutuskan untuk memasak Rendang Ayam. Mau tahu caranya??? Berikut saya uraikan cara memasak Rendang Ayam versi anak rantau (secara di rantau tidak mudah menemukan rempah-rempah seperti di Padang) :

Bahan-Bahan :
1 ekor ayam, bersihkan
1/2 kg kentang kecil, bersihkan
1,5 liter santan kental
1 ons cabe giling (kalau mau lebih pedas bisa tambahkan rawit)
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit (simpulkan)
2 batang serai (geprak)
Garam
Penyedap (kalau suka)

Haluskan :
1 ons bawang merah
4 siung besar bawang putih
Jahe
Lengkuas
3 butir kemiri 

Cara :
1. Masukkan santan ke dalam wajan, campurkan semua bahan, kecuali kentang dan ayam.
2. Nyalakan api sedang, aduk-aduk santan hingga semua bahan tercampur.
3. Aduk terus santan hingga mendidih.
4. Setelah mendidih, masukkan ayam, aduk perlahan.
5. Masukkan garam dan penyedap.
6. Setelah santan semakin mengental dan mulai mengeluarkan minyak, masukkan kentang.
7. Tidak usah diaduk sesering semula.
8. Tunggu hingga santannya semakin mengering.
9. Kecilkan api kompor, aduk sesekali, pastikan bagian bawah tidak lengket dan gosong.
10. Pada tahap ini Rendang Ayam sudah dapat dikonsumsi, namun jika ingin sedikit lebih kering lagi, biarkan terus dengan api kecil.
11. Rendang Ayam siap di hidangkan :)

Monday, May 22, 2017

Rammang-Rammang, The Hidden Paradise di Kabupaten Maros

Maros adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Selatan, yang terletak sekitar 28 km dari bandara Sultan Hasanudin Makasar. Nama Maros mulai terkenal beberapa tahun belakangan ini karena beredarnya foto sebuah kampung yang dikelilingi oleh pegunungan karst (batu kapur) dengan suasana yang masih sangat alami. Kampung tersebut adalah Desa Rammang-Rammang, konon di tetapkan oleh UNESCO sebagai situs world heritage dunia sejak tahun 2001, konon wilayah Rammang-Rammang ini merupakan wilayah pegunungan karst terluas ketiga di dunia, setelah pegunungan karst di Madagaskar dan Cina.

Sunday, May 21, 2017

Memar Tanpa Sebab di Permukaan Kulit, Cubitan Setan atau..??

Pernah tidak kamu menemukan memar tanpa sebab di permukaan kulitmu?? Saya sering...hehehe. Almarhum nenek saya dulu bilang memar-memar yang biasanya diiring rasa pegal tidak nyaman di sekitaran yang memar itu adalah bekas cubitan atau gigitan setan. Makanya nenek akan selalu menakut-nakuti untuk tidak mandi terlalu sore (apalagi malam), supaya tidak dicubit atau digigit setan lagi.

Saturday, May 20, 2017

Mengurus Akte Kelahiran, Mudah Kok..!!

Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengikuti semua ketentuan yang telah ditetapkan oleh negara. Termasuk ketentuan administratif, salah satunya adalah melaporkan tentang adanya penambahan anggota keluarga kepada negara. Penambahan disini maksudnya tentu adanya kelahiran baru di sebuah keluarga. Setiap adanya kelahiran anak harus segera dilaporkan kepada negara, dalam hal ini kepada dinas catatan sipil, dengan bukti tercetak selembar kertas bernama akte kelahiran.

Monday, May 15, 2017

Mudahnya Wisata ke Pantai Losari

Pantai Losari, siapa yang tidak tahu obyek wisata andalan warga Makasar ini. Belum lengkap rasanya kalau datang ke Makasar namun tidak mampir ke icon wisata kota ini. Pantai Losari berlokasi di jalan Penghibur, di sebelah baratnya kota Makasar.

Sunday, May 14, 2017

6 Tradisi Unik Menyambut Ramadhan di Ranah Minang

Ramadhan merupakan salah satu waktu yang paling ditunggu oleh umat islam. Begitu juga dengan masyarakat Minangkabau, sebagai suku yang menjadikan ajaran agama islam sebagai patokan hidup, maka mereka akan mempersiapkan sedemikian rupa untuk menyambut bulan suci tersebut. Ada beberapa tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau sebelum bulan suci itu datang. 


1. Ziarah Kubur
Tradisi yang satu ini mungkin dilakukan oleh hampir seluruh umat muslim di Indonesia sebelum Ramadhan tiba. Demikian juga dengan masyarakat Minang, beberapa hari menjelang Ramadhan tiba, mereka akan beramai-ramai menziarahi makam keluarga hingga makam alim ulama. Dimulai dengan membersihkan makam, kemudian berdoa bersama untuk almarhum/ah, hingga mandoa (membaca yasin dan doa-doa) pada malam harinya di rumah bersama-sama dan ditutup dengan acara makan bersama.


2. Membersihkan Mesjid Bersama
Kebersihan mesjid secara umum merupakan tanggung jawab marbot. Namun di Ranah Minang, masyarakat akan bahu-membahu membersihkan mesjid dan lingkungannya. Hal ini ditujukan untuk menciptakan kenyamanan jemaah ketika beribadah nantinya.


3. Mambantai
Mambantai berarti menyembelih, 2 - 3 hari sebelum Ramadhan, masyarakat akan patungan membeli sapi / kerbau / kambing untuk disembelih, kemudian dibagi-bagikan kepada orang-orang yang ikut patungan. Maka dapat dipastikan beberapa saat kemudian akan tercium aroma rendang dari setiap rumah. 

4. Malamang
Malamang berarti memasak lemang, masakan berbahan dasar beras ketan yang di masak di dalam bambu. Tradisi malamang biasanya dilakukan secara gotong royong, bersama-sama. Lamang kemudian dibagikan kepada tetangga, kerabat, dan orang-orang yang disegani seperti ulama, tetua adat, dan ninik mamak).

5. Manjalang Mintuo
Manjalang berarti mendatangi, mintuo berarti mertua, maka manjalang mintuo berarti mendatangi mertua. Biasanya sehari sebelum Ramadhan, pasangan suami istri akan melakukan tradisi ini. Datang ke rumah mertua dengan membawa buah tangan (lemang atau kue-kue tradisional lainnya). Hal ini bermaksud untuk memohon maaf kepada mertua atas kesalahan yang telah dilakukan selama setahun belakangan.

6. Balimau
Tradisi balimau berarti mandi dengan menggunakan air yang dicampur dengan jeruk nipis (limau). Biasanya dilakukan di sore hari sehari sebelum Ramadhan, di sungai, danau, atau sumber air lainnya. Kurang lebih seperti ritual umat hindu membersihkan diri di sungai gangga, maka tradisi ini juga bertujuan untuk menyucikan diri lahir bathin sebelum memasuki bulan puasa. 


Demikianlah beberapa tradisi masyarakat Minangkabau untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Kalau di daerah mu ada tradisi apa...??

* Photo Credit to Yahoo Image Search

Wednesday, May 3, 2017

Pemimpin

Di dalam Alquran telah dijelaskan bahwa sesungguhnya derajat semua manusia itu sama di mata Tuhan, yang membedakannya hanyalah tingkat ketakwaan mereka. Akan tetapi Allah menekankan ada perbedaan yang signifikan dalam hal kepemimpinan. Dalam Alquran diuraikan bahwa dalam hal kepemimpinan, kaum adam ditinggikan derajatnya satu tingkat dibandingkan kaum hawa.

Panduan Traveling ke Ho Chi Minh City - Vietnam

Mendengar beragam cerita kurang sedap tentang Vietnam malah membuat saya semakin penasaran dan tidak sabaran untuk mendatanginya. Berb...