Thursday, January 19, 2017

The Power of Positive Thinking and Self Talking

Baru saja saya baca sebuah artikel tentang seorang mantan artis yang saat ini sedang sakit kanker stadium 4. Ternyata penyakit yang ia derita ini sempat terlintas dalam pikirannya dulu, ketika ia masih aktif di dunia keartisan dengan gaya hidup yang jauh dari kata sehat. Waktu itu ia menyadari pola hidupnya yang tidak teratur seperti itu, suatu hari nanti akan menimbulkan penyakit yang memang benar-benar menimpanya saat sekarang ini.



Saya tidak membahas tentang penyakit ataupun gaya hidup si mantan artis ini. Yang menarik perhatian saya adalah, pemikirannya di masa lampau yang benar-benar jadi kenyataan saat ini.
Adaa 2 hal yang berkaitan dengan ini menurut saya. Hal yang pertama adalah, sebuah firman Tuhan di dalam AlQuran (lupa surah apa) bahwa Ia akan menjadi seperti apa yang hambanya pikirkan. Allah akan menjadi baik, jika hambanya berpikiran baik tentangNya, dan begitu juga sebaliknya. Menilik penyakit mantan artis ini, saya kembali takjub dengan firman-firman Tuhan yang tidak pernah tidak benar. Sang Maha Kuasa telah memperlihatkan kebenaran firmanNya, Ia telah menjadi seperti yang mantan artis itu pikirkan, Ia memberikan penyakit seperti yang sempat terbersit dalam pikirannya.

Hal yang kedua adalah sebuah teori psikologi yang disampaikan oleh seorang ahli (saya lupa namanya), bernama teori self-talk. Self-talk berarti berkomunikasi dan berbicara dengan diri sendiri. Bukan berarti berbicara menggunakan kata-kata yang keluar dari mulut seperti lumrahnya manusia berbicara, melainkan berbicara dengan pikiran-pikiran yang ada dalam kepala kita.
Menurut ahli tersebut, walau terlihat sepele, Self-talk sebenarnya berpengaruh sangat besar terhadap diri kita. Karena, tanpa kita sadari Self-talk sama saja seperti kita menyugesti diri kita sendiri atau memprogram alam bawah sadar kita. Sedangkan alam bawah sadar memiliki pengaruh berkali-kali lipat dibandingkan pikiran sadar. 

Mungkin juga hal itu yang terjadi pada mantan artis tersebut. Dulunya ia sering melakukan self-talk dengan dirinya sendiri, namun sayang nya self-talk yang negatif, yang secara tidak sadar telah memicu tubuhnya untuk benar-benar mewujudkan itu. 

Dari kasus ini dapat kita tarik kesimpulan bahwa apa yang kita dapatkan merupakan hasil dari pikiran kita sendiri. Ketika kita berpikiran positif, Sang Maha kuasa juga akan merespon positif, secara tidak sadar tubuh kita pun akan menghasilkan energi positif. Maka, kenapa tidak kita manfaatkan pikiran kita untuk hal-hal baik. Contohnya saja untuk meraih mimpi dan cita-cita yang kalau dipikir-pikir akan sangat sulit diwujudkan, mari tanamkan pikiran positif bahwa Tuhan akan selalu memberi kemudahan, kemudian lakukan self-talk positif bahwa kita adalah pejuang tangguh yang pasti akan mampu mengalahkan semua rintangan. Tanamkan dan camkan hal itu berulang-ulang, maksimalkan dengan usaha dan doa, saya yakin pada waktunya semua hal positif itu tidak akan sia-sia.

Bismillah untuk semua cita-cita yang selalu kita ingin segerakan...Aamiinnn...

1 comment:

Cara dari Vietnam ke Kamboja Via Darat (Bus)

Setelah semalam di Ho Chi Minh City (HCMC) atau yang dulunya disebut juga dengan nama Saigon, tujuan saya selanjutnya adalah negara tet...